Pojokkatanews.com - Upaya percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan kembali mendapat perhatian pemerintah pusat. Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra, meninjau langsung ruas jalan yang menghubungkan Desa Serindang dan Bukit Segoler, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, sebagai bagian dari evaluasi usulan Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).
Peninjauan tersebut dilakukan bersama perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), serta jajaran Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan guna memastikan usulan pembangunan jalan daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung program prioritas nasional.
“Hari ini kami bersama BPJN dan Kementerian PU meninjau langsung salah satu usulan Inpres Jalan Daerah di Kabupaten Sambas, yakni ruas jalan yang menghubungkan Desa Serindang dan Bukit Segoler. Ini merupakan bagian dari amanah yang diberikan Presiden kepada Kemenko Infrastruktur untuk memastikan program Inpres Jalan Daerah benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Herzaky.
Menurutnya, Kabupaten Sambas memiliki posisi strategis sebagai salah satu wilayah terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Karena itu, pembangunan infrastruktur konektivitas menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat daya saing daerah, serta mempercepat pemerataan pembangunan.
Dari hasil peninjauan, ruas jalan yang diusulkan memiliki panjang sekitar 5,4 kilometer. Sebanyak 2,4 kilometer telah dibangun oleh pemerintah daerah, sementara sekitar 3 kilometer sisanya diusulkan memperoleh dukungan melalui Program Inpres Jalan Daerah.
Herzaky menilai kondisi jalan yang ada saat ini masih membutuhkan peningkatan. Sebagian ruas belum beraspal, sedangkan ruas yang sudah dibangun masih memerlukan perbaikan kualitas agar dapat memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat.
“Kalau jalan ini nantinya bisa ditingkatkan kualitasnya, manfaatnya akan sangat besar. Waktu tempuh masyarakat akan lebih singkat, biaya transportasi bisa ditekan, aktivitas ekonomi bergerak lebih cepat, dan akses terhadap berbagai layanan publik menjadi semakin baik,” katanya.
Ia menjelaskan, ruas jalan tersebut memiliki nilai strategis karena berada di kawasan pertanian yang menjadi salah satu penopang program swasembada pangan. Selain itu, jalan tersebut juga terhubung dengan jaringan irigasi yang berperan penting dalam mendukung ketahanan air dan produktivitas pertanian masyarakat.
Tidak hanya itu, jalan Serindang–Bukit Segoler juga menjadi akses utama menuju SMP Negeri 1 serta tiga sekolah dasar di kawasan tersebut. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, mobilitas siswa, guru, dan masyarakat menuju fasilitas pendidikan akan semakin lancar.
Menurut Herzaky, pembangunan jalan ini juga akan mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Saat ini, distribusi layanan ke sejumlah sekolah masih menghadapi kendala akibat keterbatasan akses jalan.
“Jalan ini sangat strategis karena mendukung swasembada pangan, ketahanan air, akses pendidikan, sekaligus mempermudah pelaksanaan program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis. Karena itu, kami melihat usulan ini memiliki manfaat yang besar bagi masyarakat,” jelasnya.
Meski demikian, Herzaky menegaskan bahwa usulan pembangunan tersebut tetap akan melalui proses evaluasi bersama berbagai usulan daerah lainnya di seluruh Indonesia. Pemerintah pusat akan memastikan setiap program yang didanai memberikan dampak nyata dan tepat sasaran.
Ia juga mengingatkan pentingnya dukungan pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menyiapkan berbagai kebutuhan teknis, termasuk kesiapan lahan, agar pembangunan dapat segera dilaksanakan apabila usulan memperoleh persetujuan.
“Kami ingin memastikan seluruh persiapan di lapangan sudah matang. Dengan begitu, ketika program ini mendapatkan dukungan pendanaan, pelaksanaannya dapat segera berjalan dan manfaatnya cepat dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Serindang, Bujang Efendi, menyambut baik perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Menurutnya, jalan tersebut telah lama menjadi harapan masyarakat karena menjadi jalur penting bagi aktivitas ekonomi warga.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, terutama Bapak Presiden Prabowo Subianto, atas perhatian terhadap pembangunan jalan yang telah lama dinantikan masyarakat. Jalan ini sangat penting untuk mendukung distribusi hasil pertanian dan perkebunan warga. Jika terealisasi, tentu akan sangat membantu dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Romi Firman, bersama jajaran kementerian dan instansi terkait lainnya. (Run)
.jpg)
0 Komentar