Pojokkatanews.com - Wakil Bupati Sambas H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T., mewakili Bupati Sambas menghadiri kegiatan Kopi Darat (Kopdar) Bersama Melayu Foundation yang berlangsung di Warung Kopi Inceramut, Desa Makrampai, Kecamatan Tebas, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan yang digelar dalam suasana menyambut Hari Raya Iduladha tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang kolaborasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam memperkuat identitas budaya Melayu Sambas dan mengembangkan potensi daerah.
Selain mempererat kebersamaan, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi mengenai pelestarian adat dan budaya Melayu, pengembangan ekonomi kreatif, serta penguatan peran generasi muda dalam menjaga warisan budaya daerah agar tetap relevan di tengah perkembangan zaman.
Kehadiran Wakil Bupati Sambas menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap berbagai inisiatif positif yang lahir dari kalangan anak muda. Dalam sambutannya, Heroaldi mengapresiasi Melayu Foundation yang dinilainya berhasil menghadirkan ruang produktif bagi generasi muda untuk berkarya sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah.
Menurutnya, generasi muda harus mampu membaca dan memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia, terutama dalam sektor ekonomi kreatif yang saat ini memiliki prospek besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Manfaatkan peluang yang ada, khususnya di Kecamatan Tebas. Potensi yang kita miliki harus mampu diolah menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Heroaldi.
Ia menilai Kecamatan Tebas memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan melalui kreativitas dan inovasi generasi muda, baik di sektor budaya, kuliner, pariwisata maupun usaha kreatif lainnya.
Lebih lanjut, Heroaldi berharap anak-anak muda Sambas dapat menjadi aktor utama dalam menciptakan perubahan positif dan membawa daerah menuju masa depan yang lebih baik.
“Semoga Sambas ke depan mampu mengukir sejarah di masa mendatang. Kita semua harus menjadi pelaku dalam membentuk generasi muda yang lebih baik. Kegiatan ini merupakan sebuah inovasi yang dilakukan oleh generasi muda Melayu dari Kecamatan Tebas,” katanya.
Menurut Heroaldi, kegiatan seperti Kopdar Melayu Foundation perlu terus didorong dan dikembangkan karena tidak hanya menjadi sarana silaturahmi, tetapi juga wadah pembelajaran, kolaborasi, serta penguatan karakter generasi muda.
Ia menegaskan bahwa pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif harus berjalan beriringan sehingga mampu memberikan manfaat sosial maupun ekonomi bagi masyarakat.
“Harapan ke depan, kegiatan ini mampu memotivasi generasi muda untuk menjadi pribadi yang kuat dan tangguh dalam menjaga serta melestarikan adat budaya Sambas,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap semakin banyak komunitas dan organisasi kepemudaan yang hadir dengan gagasan-gagasan kreatif untuk mendukung pembangunan daerah, memperkuat identitas budaya Melayu, serta mencetak generasi muda yang inovatif, berdaya saing, dan cinta terhadap warisan budaya daerahnya. (Red)
.jpg)
0 Komentar