Kebakaran Hebohkan Pelabuhan Penjajab, KM Tri Samudera Jaya 69 Hangus Dilalap Api

Pojokkatanews.com - Kepulan asap tebal sempat menghebohkan kawasan Pelabuhan Perikanan Penjajab, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, setelah sebuah kapal nelayan, KM Tri Samudera Jaya 69, terbakar saat sedang bersandar, Selasa (1/6/2026).

Peristiwa tersebut langsung memicu respons cepat dari petugas dan unsur terkait guna mencegah kobaran api merambat ke kapal-kapal lain yang berada di sekitar lokasi pelabuhan.

Kasat Polairud Polres Sambas, AKP Agus Ganjar, mewakili Kapolres Sambas, mengatakan dugaan sementara sumber kebakaran berasal dari ruang kamar mesin kapal.

“Berdasarkan informasi awal yang kami terima, api diduga muncul dari percikan di ruang kamar mesin KM Tri Samudera Jaya 69 hingga akhirnya membakar bagian kapal,” kata Agus Ganjar, Selasa (2/6/2026).

Mengetahui adanya kebakaran, petugas bersama awak kapal segera mengambil langkah antisipasi dengan memindahkan kapal ke area perairan yang lebih jauh dari dermaga. Tindakan tersebut dilakukan untuk menghindari risiko kebakaran menjalar ke kapal nelayan lain yang tengah bersandar.

“Prioritas utama saat itu adalah mencegah api merembet. Karena itu kapal segera digeser ke tengah perairan agar tidak membahayakan kapal-kapal lain di sekitar pelabuhan,” jelasnya.

Upaya pemadaman kemudian dilakukan secara terpadu oleh tim gabungan yang terdiri dari Badan Pemadam Kebakaran, Satpolairud Polres Sambas, Bakamla, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Setelah berjibaku memadamkan api, petugas akhirnya berhasil mengendalikan situasi sehingga kebakaran tidak meluas ke area pelabuhan maupun kapal lain.

“Syukur alhamdulillah, berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan dan kondisi kembali aman,” ujarnya.

Meski sebagian badan kapal mengalami kerusakan akibat dilalap api, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Seluruh awak kapal dilaporkan berhasil menyelamatkan diri.

Sementara itu, pihak berwenang masih melakukan pendataan untuk mengetahui besaran kerugian material yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.

“Kami memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Untuk nilai kerugian masih dalam tahap pendataan dan perhitungan,” pungkas Agus Ganjar. (Run)

 

Posting Komentar

0 Komentar