Pojokkatanews.com - Kepala Desa Temajuk, Agil Firmansyah, menyambut baik pelaksanaan Ekspedisi Merah Putih yang digelar di Desa Temajuk, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas. Menurutnya, kegiatan yang ditandai dengan pengibaran 1.000 Bendera Merah Putih tersebut menjadi simbol kuat dalam menumbuhkan semangat nasionalisme masyarakat di kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia.
Agil mengatakan, tingginya partisipasi masyarakat selama kegiatan berlangsung menunjukkan bahwa rasa cinta terhadap Tanah Air masih tertanam kuat di hati warga yang tinggal di wilayah terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Melalui kegiatan pengibaran seribu Bendera Merah Putih ini, yang pertama tentu untuk meningkatkan jiwa nasionalisme seluruh masyarakat yang ada di perbatasan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Alhamdulillah, antusias masyarakat hari ini sangat luar biasa," ujarnya.
Di balik semarak pengibaran bendera, masyarakat Temajuk juga menyampaikan harapan agar Pos Lintas Batas Negara (PLB) Temajuk segera kembali beroperasi. Agil menjelaskan, sejak ditutup pada masa pandemi Covid-19 tahun 2019, akses lintas batas yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat belum kembali dibuka.
"Masyarakat di perbatasan sangat berharap PLB ini segera dibuka. Sejak masa pandemi Covid-19, pos ini ditutup total dan sampai sekarang belum beroperasi kembali. Mudah-mudahan dalam bulan Agustus ini bisa segera dibuka sehingga aktivitas masyarakat kembali lancar," katanya.
Menurut Agil, keberadaan PLB memiliki arti penting bagi kehidupan masyarakat perbatasan. Selain mempermudah mobilitas warga, operasional kembali pintu perbatasan diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kalau PLBN ini dibuka, tentu akan meningkatkan perekonomian masyarakat dan kesejahteraan warga yang ada di perbatasan. Banyak aktivitas ekonomi masyarakat yang sangat bergantung pada akses lintas batas ini," jelasnya.
Ia menambahkan, pembukaan kembali PLB juga akan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata Temajuk yang memiliki potensi pantai dan wisata alam. Di sisi lain, perdagangan lintas batas diperkirakan kembali bergeliat sehingga membuka peluang bagi masyarakat memasarkan berbagai produk unggulan ke Malaysia.
"Selain pariwisata, hubungan perdagangan dengan Malaysia juga sangat penting. Kuliner Indonesia banyak diminati, begitu juga hasil tangkapan laut dan ikan dari nelayan kita yang nantinya bisa dipasarkan ke Malaysia. Ini tentu akan memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi masyarakat Temajuk," pungkasnya. (Man)

0 Komentar