Soroti Kelangkaan Pertalite, Mahasiswa Desak Pemerataan SPBU di Sambas

Pojokkatanews.com - Kalangan mahasiswa di Kabupaten Sambas menyatakan dukungan terhadap usulan Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Sambas, Eko Setiawan Noval, yang mendorong penambahan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sekaligus peningkatan kuota bahan bakar minyak (BBM) untuk mengatasi persoalan kelangkaan Pertalite.

Nurul Asyari, S.Tr.T., menilai langkah tersebut merupakan solusi yang perlu segera direalisasikan mengingat masih terdapat sejumlah kecamatan yang belum memiliki SPBU.

Menurutnya, pembangunan SPBU baru di enam kecamatan, yakni Jawai Selatan, Selakau Timur, Subah, Tangaran, Sajad, dan Sejangkung, akan mempermudah akses masyarakat terhadap BBM sekaligus mengurangi ketimpangan pelayanan antarwilayah.

"Mahasiswa mendukung langkah Kadin. Sambas membutuhkan solusi nyata, bukan antrean yang terus berulang," ujar Nurul.

Ia mengatakan, dampak kelangkaan Pertalite juga dirasakan kalangan mahasiswa. Banyak mahasiswa terpaksa membeli BBM di tingkat eceran dengan harga berkisar Rp13.000 hingga Rp15.000 per liter karena sulit memperoleh Pertalite di SPBU.

Kondisi tersebut, lanjutnya, membuat biaya transportasi sehari-hari semakin tinggi dan mengurangi anggaran bulanan mahasiswa yang sebagian besar bergantung pada kiriman orang tua.

Nurul berharap Pemerintah Kabupaten Sambas bersama Pertamina segera menindaklanjuti usulan Kadin dengan menambah kuota BBM, memperluas jaringan SPBU, serta memperketat pengawasan distribusi agar pasokan BBM bersubsidi benar-benar tersedia bagi masyarakat yang berhak.

Menurutnya, pemerataan akses BBM menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas pendidikan, perekonomian, dan mobilitas masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Sambas.

Ia menegaskan, kolaborasi antara pemerintah, Pertamina, pelaku usaha, dan masyarakat diperlukan agar persoalan kelangkaan BBM tidak terus berulang dan pelayanan energi di Kabupaten Sambas menjadi lebih merata. (Red)

 

Posting Komentar

0 Komentar