Pojokkatanews.com - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sambas terus memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pengawasan demokrasi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan Pendidikan Pengawasan Partisipatif (P2P) bertema Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh 20 peserta tersebut dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Sambas, Yesi Mayasanti, didampingi anggota Bawaslu Kabupaten Sambas, yakni Henny Yusnita, Syiki Heri, Ikhlas, dan Faskalis Thomas yang turut menjadi narasumber.
Dalam sambutannya, Yesi Mayasanti menekankan bahwa pengawasan partisipatif menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan pemilu yang jujur dan adil tidak hanya bergantung pada lembaga penyelenggara, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir agen-agen pengawasan partisipatif yang mampu menjadi perpanjangan tangan Bawaslu dalam menyebarluaskan nilai-nilai demokrasi serta mengawal setiap tahapan Pemilu 2029 agar berjalan secara jujur, adil, dan bermartabat,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pembekalan mengenai kepemiluan, pengawasan partisipatif, pencegahan pelanggaran pemilu, hingga peran strategis masyarakat dalam menjaga integritas proses demokrasi. Sesi diskusi yang interaktif juga dimanfaatkan peserta untuk bertukar pandangan mengenai berbagai tantangan pengawasan pemilu di masa mendatang.
Bawaslu Sambas menilai peningkatan kapasitas masyarakat menjadi langkah penting dalam membangun budaya pengawasan yang kuat dan berkelanjutan. Melalui pendidikan pengawasan partisipatif, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga setiap tahapan pemilu agar berlangsung sesuai prinsip demokrasi.
Dengan mengusung semangat Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat, Bawaslu Sambas optimistis kolaborasi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat dapat semakin solid. Sinergi tersebut diyakini menjadi modal penting untuk mewujudkan Pemilu 2029 yang berintegritas, berkualitas, dan mendapat kepercayaan publik. (Red)

0 Komentar