Jembatan Darurat Masih Jadi Andalan, Warga Subah Menanti Pembangunan Permanen

Pojokkatanews.com - Kondisi Jembatan Sabung Setangga di Kecamatan Subah kembali menjadi perhatian masyarakat. Kerusakan yang telah berlangsung selama beberapa tahun membuat arus lalu lintas di kawasan tersebut masih mengandalkan jembatan darurat yang dibangun secara swadaya oleh warga setempat.

Meski jembatan darurat tersebut membantu menjaga akses transportasi tetap berjalan, sejumlah warga menilai fasilitas yang ada saat ini belum sepenuhnya memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan, terutama bagi pengendara yang baru pertama kali melintas di lokasi tersebut.

Salah seorang warga Desa Sabung, Fujianto, mengatakan kerusakan pada jembatan utama telah terjadi sejak tahun 2018. Hingga saat ini, masyarakat masih menunggu adanya pembangunan jembatan permanen sebagai solusi jangka panjang.

“Jembatan ini mengalami kerusakan cukup parah sejak tahun 2018. Sampai sekarang masyarakat masih menggunakan jembatan darurat untuk beraktivitas sehari-hari,” ujarnya, Senin (1/6/2026).

Menurutnya, ukuran jembatan darurat yang relatif sempit membuat pengendara harus lebih berhati-hati saat melintas. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi pengguna jalan dari luar daerah yang belum mengetahui situasi di lokasi.

“Banyak pengendara dari luar Kecamatan Subah yang belum mengetahui kondisi jembatan utama sehingga terkadang mengalami kesulitan saat melintas,” katanya.

Fujianto menjelaskan, sebagian besar insiden lalu lintas terjadi pada malam hari ketika jarak pandang berkurang. Kondisi penerangan yang terbatas serta minimnya rambu peringatan di sekitar lokasi turut menjadi perhatian warga.

“Pada malam hari pengendara memang perlu lebih waspada. Apalagi bagi mereka yang belum pernah melewati jalur ini sebelumnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, beberapa fasilitas peringatan yang dipasang di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan akibat benturan kendaraan sehingga perlu mendapat perhatian bersama.

Sebagai akses penting yang menghubungkan aktivitas masyarakat, warga berharap pembangunan jembatan permanen dapat segera direalisasikan. Selain meningkatkan keselamatan pengguna jalan, keberadaan jembatan yang layak juga dinilai penting untuk mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Kami berharap ke depan ada pembangunan jembatan permanen sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan lebih aman dan nyaman,” harapnya.

Hingga saat ini, jembatan darurat yang dibangun secara gotong royong oleh warga masih menjadi jalur utama yang digunakan masyarakat untuk melintasi kawasan tersebut. (Run)

 

Posting Komentar

0 Komentar