Pojokkatanews.com - Pemerintah Kabupaten
Sambas melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag)
menyiapkan program pasar murah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan
pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah atau tahun 2026.
Program tersebut menjadi salah satu langkah
strategis pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah mulai
meningkatnya harga sejumlah komoditas pangan di pasaran.
Kepala Bidang Perdagangan Diskumindag
Sambas, Suparno, S.H., M.H., mengatakan tahun ini pasar murah akan dilaksanakan
di dua lokasi, yakni Desa Pipit Teja dan Desa Penjajap.
“Sebanyak 1.150 paket disiapkan untuk
masyarakat Desa Pipit Teja, sedangkan 1.000 paket lainnya akan disalurkan di
Desa Penjajap,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan pasar murah di
Desa Pipit Teja bersumber dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
Perusahaan (TJSLP) Bank Kalbar yang dilaksanakan melalui kerja sama antara
Pemerintah Kabupaten Sambas, TP PKK Kabupaten Sambas, dan Bank Kalbar.
Melalui program tersebut, paket bahan pokok
yang memiliki harga normal Rp127 ribu dapat ditebus masyarakat hanya dengan
Rp75 ribu setelah mendapat subsidi dari Bank Kalbar dan Bupati Sambas.
“Subsidi ini diberikan agar masyarakat bisa
memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang hari
besar keagamaan,” jelasnya.
Sementara itu, pasar murah di Desa Penjajap
dilaksanakan melalui dukungan TJSLP Perhimpunan Agen Gas LPG 3 Kilogram.
Program tersebut juga melibatkan Pemerintah Kabupaten Sambas dan TP PKK
Kabupaten Sambas.
“Paket sembako di Penjajap juga mendapat
subsidi sehingga masyarakat hanya membayar Rp75 ribu dari harga normal Rp127
ribu,” katanya.
Suparno menuturkan, pasar murah diharapkan
mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga di tengah
meningkatnya permintaan bahan pangan menjelang Iduladha.
“Biasanya menjelang Iduladha kebutuhan
masyarakat meningkat, terutama untuk beras, minyak goreng, gula, telur, dan
bahan pangan lainnya. Karena itu pemerintah hadir untuk membantu masyarakat,”
ungkapnya.
Ia juga menyampaikan, berdasarkan hasil
pemantauan Diskumindag Sambas, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga.
Daging sapi kini mencapai Rp180 ribu per kilogram, telur ayam ras Rp29 ribu per
kilogram, dan cabai rawit merah menembus Rp90 ribu per kilogram.
Meski demikian, sejumlah kebutuhan pokok
lainnya masih relatif stabil, seperti beras premium Rp18.500 per kilogram,
beras lokal Rp14 ribu per kilogram, gula pasir curah Rp19 ribu per kilogram,
Minyakita Rp15.700 per liter, dan minyak goreng premium Rp25.667 per liter.
Suparno menegaskan, pihaknya akan terus
melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar guna menjaga
stabilitas pangan di Kabupaten Sambas menjelang Iduladha.
“Pasar murah ini menjadi bentuk kehadiran
pemerintah daerah bersama mitra TJSLP dalam membantu masyarakat sekaligus
menjaga stabilitas harga pangan di Kabupaten Sambas,” tutupnya. (Run)

0 Komentar