Pojokkatanews.com - Cuaca yang tidak menentu belakangan ini
membuat masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Demam
Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sambas. Kondisi cuaca yang kerap berubah
dari panas ke hujan dinilai dapat memicu berkembangnya nyamuk Aedes aegypti
penyebab DBD.
Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Ahmad Hafsak Setiawan,
mengingatkan masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan
aktif melakukan langkah pencegahan untuk menghindari penyebaran penyakit
tersebut.
Menurutnya, perubahan cuaca saat ini menjadi salah satu
faktor yang perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan potensi munculnya sarang
nyamuk di lingkungan permukiman warga.
“Cuaca sekarang tidak menentu, kadang panas lalu hujan.
Kondisi seperti ini harus menjadi perhatian bersama karena sangat berpotensi
memicu berkembangnya nyamuk penyebab DBD,” ujarnya, Rabu (20/05/2026).
Legislator PPP ini meminta masyarakat rutin membersihkan
lingkungan sekitar rumah, terutama tempat-tempat yang berpotensi menjadi
genangan air dan sarang nyamuk.
“Kami mengimbau masyarakat jangan lengah. Terapkan pola
hidup bersih, lakukan gotong royong membersihkan lingkungan, dan terapkan 3M
Plus agar kasus DBD tidak meningkat,” katanya.
Selain itu, Ahmad Hafsak juga berharap pemerintah desa,
puskesmas, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus bersinergi dalam melakukan
edukasi pencegahan DBD hingga ke tingkat lingkungan terkecil.
“ Ya, tentu untuk
penaganan ini perlu sinergitas antara pemerintah dan warga agar pekembangbiakan
nyamuk bisa ditekan dan semoga DBD dapat dicegah,” Pungkasnya. (Red)

0 Komentar