Geger !!! Buaya Raksasa 5 Meter Ditangkap Warga di Teluk Keramat

Pojokkatanews.com - Warga Dusun Sange Mangge, Desa Teluk Kembang, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, digegerkan dengan penangkapan seekor buaya berukuran besar sepanjang sekitar lima meter, Rabu (20/05/2026) dini hari.

Buaya yang diduga merupakan jenis buaya katak itu berhasil ditangkap warga setelah dilakukan pemancingan menggunakan umpan dan jeratan tali tambang di area sungai sekitar dusun.

Usai kabar penangkapan menyebar, ratusan warga dari dalam maupun luar desa berdatangan ke lokasi untuk melihat langsung kondisi buaya raksasa tersebut. Warga tampak penasaran menyaksikan dari dekat predator sungai yang selama ini meresahkan masyarakat.

Kepala Dusun Sange Mangge, Rudi, mengatakan proses penangkapan dilakukan sejak tengah malam dan baru berhasil sekitar pukul 01.00 WIB.

“Kami berhasil menangkap buaya jam 01.00 dini hari. Dari tengah malam kami sudah mulai memancing dan menyiapkan jeratan tali,” ujarnya.

Menurutnya, warga menyiapkan umpan berupa perut ayam untuk menarik perhatian buaya agar mendekat ke lokasi jeratan yang telah dipasang.

“Kami gunakan umpan perut ayam, lalu kami siapkan tali tambang jeratan dengan bambu panjang. Kami pancing buaya itu agar mendekat,” katanya.

Rudi menjelaskan, saat bagian moncong buaya berhasil terjerat, sejumlah warga langsung menarik tali secara bersama-sama agar hewan tersebut tidak kembali lepas ke sungai.

“Setelah terjerat, kami langsung tarik dengan tali. Ada belasan orang yang membantu menarik dari dalam sungai sampai berhasil dinaikkan ke darat,” ungkapnya.

Proses evakuasi berlangsung dramatis karena ukuran buaya yang sangat besar dan tenaga hewan tersebut masih cukup kuat saat dievakuasi.

Setelah berhasil diamankan, warga kemudian mengikat kuat bagian moncong dan kaki buaya menggunakan tali tambang. Bagian mata dan kepala buaya juga ditutup menggunakan kain gelap yang dibasahi air untuk mengurangi agresivitas hewan tersebut.

Warga setempat turut memasang pagar pembatas dari bambu di sekitar lokasi penempatan buaya guna mencegah anak-anak mendekat terlalu dekat.

Buaya itu memiliki kulit berwarna gelap dengan sisik kekuningan di bagian bawah perut. Warga sekitar menyebut hewan tersebut sebagai buaya jenis katak yang kerap muncul di kawasan sungai sekitar permukiman.

Saat ini warga masih menunggu kedatangan pihak Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Kalimantan Barat untuk mengevakuasi buaya tersebut ke Pontianak. (Run)

 

Posting Komentar

0 Komentar