Pojokkatanews.com - Upaya pencegahan stunting tidak selalu harus dimulai dari program besar pemerintah. Hal-hal sederhana di lingkungan keluarga juga dinilai memiliki peran penting, terutama dalam memastikan anak mendapatkan asupan gizi yang cukup setiap hari.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas dari Fraksi NasDem, Haji As’an, saat mengikuti kegiatan koordinasi dan konsultasi bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) atau BKKBN RI, Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, pemenuhan gizi anak merupakan salah satu kunci utama dalam mencegah terjadinya stunting. Oleh karena itu, kesadaran keluarga untuk memperhatikan pola makan anak perlu terus ditingkatkan.
Haji As’an menilai masyarakat sebenarnya memiliki banyak pilihan sumber pangan bergizi yang mudah dijangkau. Salah satu contohnya adalah telur yang memiliki kandungan protein tinggi dan baik untuk pertumbuhan anak.
“Telur ini makanan yang sederhana dan mudah didapat oleh masyarakat, tetapi kandungan proteinnya sangat baik untuk membantu pertumbuhan anak,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa jika anak rutin mendapatkan asupan gizi yang cukup, terutama protein, maka risiko terjadinya stunting dapat ditekan sejak dini.
“Jika anak rutin mendapatkan asupan gizi seperti ini, tentu bisa membantu mencegah terjadinya stunting,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia berharap edukasi mengenai pentingnya pola makan sehat terus digencarkan kepada masyarakat. Dengan pemahaman yang baik, orang tua dapat menyadari bahwa pencegahan stunting tidak selalu harus dengan makanan mahal, tetapi bisa dimulai dari bahan pangan sederhana yang memiliki nilai gizi tinggi.
Menurutnya, langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten di tingkat keluarga dapat memberikan dampak besar dalam upaya menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa depan. (Red)

0 Komentar