Ahmad Hapsak: Pencegahan Karhutla Tanggung Jawab Bersama

Pojokkatanews.com - Intensitas panas yang mulai meningkat dalam beberapa pekan terakhir, Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Ahmad Hapsak Setiawan, mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurut Ahmad Hapsak Setiawan, kondisi cuaca panas disertai minimnya curah hujan berpotensi memicu titik api, terutama di wilayah yang memiliki lahan gambut dan perkebunan. Ia menilai pencegahan sejak dini jauh lebih efektif dibandingkan penanganan saat kebakaran sudah meluas.

“Memasuki musim panas ini, kita harus waspada terhadap potensi karhutla. Jangan sampai lengah, karena sekali api membesar akan sulit dikendalikan dan dampaknya sangat luas,” ujarnya saat dimintai keterangan, Senin (3/3/2026).

Legislator PPP tersebut menegaskan bahwa karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, hingga citra daerah. Asap kebakaran dapat mengganggu pernapasan, aktivitas belajar mengajar, serta transportasi.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya para petani dan pemilik lahan, untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, praktik tersebut masih kerap terjadi dan menjadi salah satu penyebab utama kebakaran saat musim kemarau.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Selain melanggar aturan, risikonya sangat besar dan bisa merugikan banyak pihak,” tegasnya.

Ahmad Hapsak juga meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait untuk memperkuat langkah antisipasi, seperti patroli rutin, sosialisasi bahaya karhutla, serta memastikan ketersediaan sarana dan prasarana pemadam kebakaran di tingkat desa hingga kecamatan.

Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, aparat TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, serta masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan. Keterlibatan aktif masyarakat dalam melaporkan titik api sejak dini juga dinilai krusial untuk mencegah kebakaran meluas.

“Kita harus bergerak bersama. Pencegahan karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua. Jika ada titik api, segera laporkan agar bisa ditangani cepat,” tambahnya.

Ia berharap dengan kewaspadaan bersama dan langkah pencegahan yang maksimal, Kabupaten Sambas dapat terhindar dari bencana kabut asap seperti yang pernah terjadi di tahun-tahun sebelumnya. (Red)


Posting Komentar

0 Komentar