Tanpa Jembatan, Warga Sungai Guntung Bergantung Perahu Seberangi Sungai

Pojokkatanews.com - Warga Desa Sungai Guntung, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, mendesak pemerintah segera membangun jembatan sebagai akses utama penyeberangan yang dinilai membahayakan keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.

Selama ini, warga terpaksa menggunakan perahu untuk melintasi sungai dengan lebar sekitar 300 meter. Kondisi tersebut menjadi satu-satunya jalur yang menghubungkan aktivitas sehari-hari masyarakat.

Heri, salah satu warga, mengungkapkan keresahannya terhadap kondisi yang sudah berlangsung puluhan tahun tanpa adanya perubahan berarti. Ia menilai, keselamatan warga seolah dipertaruhkan setiap kali menyeberang.

“Kami tidak minta yang muluk-muluk. Cuma ingin satu jembatan supaya anak-anak bisa pergi sekolah dengan aman. Apa harus menunggu viral dulu baru diperhatikan?” ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, jalur penyeberangan tersebut digunakan oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar, ibu hamil, hingga warga yang membutuhkan penanganan medis. Situasi ini dinilai sangat berisiko, terutama saat kondisi cuaca tidak bersahabat.

“Semua lewat sini. Anak sekolah, ibu hamil, orang sakit. Tidak ada pilihan lain,” katanya.

Ia juga menuturkan bahwa kondisi tersebut telah berlangsung sejak lama, bahkan sejak dirinya masih kecil. Selama itu pula, insiden kecelakaan disebut kerap terjadi di lokasi penyeberangan.

“Sudah puluhan tahun seperti ini. Yang jatuh ke sungai sudah sering, korban juga sudah ada,” tambahnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret dengan membangun jembatan permanen sebagai solusi jangka panjang. Selain meningkatkan aksesibilitas, keberadaan jembatan dinilai penting untuk mencegah potensi korban jiwa.

“Kami hanya ingin akses yang aman dan layak. Harapan kami sederhana, segera dibangun jembatan,” pungkasnya. (Run)


Posting Komentar

0 Komentar