Diskumindag: Mayoritas Bahan Pokok Stabil, Namun Bawang Masih Mahal

Pojokkatanews.com - Sejumlah bahan pokok kebutuhan rumah tangga di Pasar Pagi Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, dilaporkan mengalami kenaikan harga bahkan kekosongan stok pada beberapa komoditas. Kondisi ini menjadi perhatian masyarakat, terutama ibu rumah tangga yang setiap hari berbelanja untuk kebutuhan dapur.

Meski demikian, Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas, Suparno, menyebut secara umum harga kebutuhan pokok di Pasar Sambas masih relatif stabil. Hal itu disampaikannya berdasarkan hasil pemantauan rutin harga eceran barang kebutuhan pokok, Kamis 26 Februari 2026.

Suparno menjelaskan, berdasarkan data kertas kerja pemantauan harga, sebagian besar komoditas tidak mengalami lonjakan signifikan. Namun, terdapat beberapa bahan pokok yang harganya masih tergolong tinggi.

“Untuk kondisi harga bahan pokok saat ini, harga bawang merah dan bawang putih masih tinggi. Sementara untuk bawang bombay di pasar masih kosong,” ujarnya.

Adapun harga bawang merah tercatat rata-rata Rp61.667 per kilogram, sedangkan bawang putih berada di angka Rp47.667 per kilogram. Harga tersebut dinilai masih cukup membebani konsumen, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Suparno mengungkapkan, tingginya harga bawang merah dan bawang putih disebabkan oleh terbatasnya ketersediaan stok, baik di tingkat distributor maupun di pasar.

“Iya, penyebab bawang masih tinggi, baik bawang merah maupun bawang putih, karena stok di pasar maupun di distributor kurang,” ungkapnya.

Sementara itu, kekosongan bawang bombay di Pasar Pagi Kecamatan Sambas juga dipicu oleh terganggunya pasokan dari luar daerah. Pihak Diskumindag Sambas mengaku terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan distributor guna memastikan ketersediaan barang tetap terjaga. (Run)


Posting Komentar

0 Komentar