Dinkes Sambas Soroti Bahaya Sampah Plastik di Danau Sebedang

Pojokkatanews.com - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, dr. Ganjar Eko Prabowo, menyoroti dampak serius sampah plastik yang berserakan di sejumlah titik kawasan wisata alam Danau Sebedang, Kecamatan Sebawi, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Kamis (5/2/2026).

Danau Sebedang yang berada di Desa Sempalai Sebedang tidak hanya dikenal sebagai ikon wisata alam, tetapi juga berperan penting sebagai sumber bahan baku air bersih bagi beberapa kecamatan di Kabupaten Sambas. Kondisi tersebut membuat persoalan sampah plastik di kawasan danau menjadi perhatian serius dari aspek kesehatan lingkungan.

Menurut dr. Ganjar, tumpukan sampah plastik berpotensi mencemari air danau melalui proses pelapukan serta pencampuran dengan limbah lainnya.

“Dari sisi kesehatan lingkungan, sampah plastik yang menumpuk di sekitar danau dapat mencemari air. Hal ini berisiko menurunkan kualitas air yang dimanfaatkan masyarakat,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, air danau yang tercemar berpotensi mengandung bakteri, parasit, hingga zat kimia berbahaya yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan, terutama jika digunakan untuk aktivitas sehari-hari seperti mandi, mencuci, atau sebagai sumber air baku.

Selain itu, paparan sinar matahari dan air dalam jangka panjang dapat menyebabkan plastik terurai menjadi partikel kecil atau mikroplastik. Partikel tersebut dikhawatirkan masuk ke dalam tubuh manusia melalui air maupun konsumsi ikan yang hidup di danau.

“Paparan mikroplastik secara terus-menerus berpotensi berdampak buruk bagi kesehatan dalam jangka panjang,” kata Ganjar.

Ia juga menambahkan bahwa tumpukan sampah plastik dapat menjadi tempat berkembang biaknya vektor penyakit, seperti nyamuk dan lalat, yang berisiko meningkatkan penyakit menular, khususnya di kawasan wisata yang ramai dikunjungi masyarakat.

Tidak hanya berdampak pada kesehatan manusia, pencemaran sampah plastik turut mengganggu keseimbangan ekosistem Danau Sebedang. Sampah yang mengapung dapat menghambat masuknya cahaya matahari ke dalam air dan menurunkan kualitas lingkungan hidup bagi biota air.

“Sampah plastik dapat memengaruhi kehidupan organisme air dan mengancam kelestarian danau,” tegasnya.

Untuk itu, dr. Ganjar mengimbau seluruh pihak terkait agar meningkatkan pengelolaan kebersihan kawasan wisata Danau Sebedang, disertai edukasi kepada masyarakat dan pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan.

“Upaya bersama sangat diperlukan agar dampak kesehatan dan kerusakan lingkungan dapat dicegah sejak dini,” pungkasnya. (Red)


Posting Komentar

0 Komentar