Pojokkatanews.com - Harapan masyarakat untuk melihat
beroperasinya Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Temajuk semakin mendekati
kenyataan. Sejumlah dukungan dari pemerintah pusat terus mengalir, mulai dari
pembangunan infrastruktur hingga kunjungan kerja berbagai kementerian dan
lembaga negara ke kawasan perbatasan Kabupaten Sambas.
Bupati Sambas H. Satono mengatakan pembangunan PLBN Temajuk
merupakan langkah strategis untuk memperkuat kawasan perbatasan sekaligus
meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, PLBN Temajuk tidak hanya berfungsi sebagai pintu
keluar-masuk antarnegara, tetapi juga harus menjadi pusat pelayanan publik yang
mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat.
"PLBN tidak cukup hanya berfungsi sebagai gerbang
lintas batas, tetapi juga harus bertransformasi menjadi pusat layanan publik
yang terintegrasi dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di
perbatasan," ujar Satono saat menerima kunjungan kerja Sekretaris Badan
Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI, Makhruzi Rahman.
Satono menegaskan, keberadaan PLBN nantinya akan membuka
peluang besar bagi pengembangan perdagangan, UMKM, investasi, dan pariwisata di
kawasan Temajuk yang berbatasan langsung dengan Teluk Melano, Malaysia.
Dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan PLBN Temajuk
juga terlihat melalui sejumlah kunjungan kerja yang dilakukan sepanjang tahun
2026. Pada Maret lalu, Sekretaris BNPP RI Makhruzi Rahman meninjau langsung
lokasi pembangunan PLBN Temajuk bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sambas
guna melihat progres pembangunan serta kesiapan berbagai fasilitas pendukung.
Selanjutnya pada April 2026, rombongan Kementerian
Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan yang dipimpin
Asisten Deputi Gunardi Kusuma juga melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan
Paloh. Selain meninjau potensi ekonomi pesisir, rombongan turut melihat
langsung kesiapan kawasan perbatasan Temajuk yang diproyeksikan menjadi salah
satu simpul pertumbuhan ekonomi baru di Kalimantan Barat.
Optimisme terhadap operasional PLBN Temajuk semakin menguat
setelah akses jalan menuju kawasan perbatasan selesai dibangun melalui program
Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang didanai APBN. Infrastruktur tersebut
menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran mobilitas
masyarakat dan aktivitas ekonomi lintas batas.
Wakil Bupati Sambas Heroaldi Djuhardi Alwi menilai Temajuk
memiliki posisi yang sangat strategis karena menjadi salah satu beranda
terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Temajuk tidak hanya penting dari sisi geografis,
tetapi juga memiliki nilai strategis dari aspek ekonomi, sosial, budaya,
pertahanan hingga pariwisata," kata Heroaldi saat menghadiri kegiatan
Gema Membangun Desa (GMD) Tahun 2026 di Desa Temajuk.
Menurutnya, keberadaan PLBN akan menjadi pengungkit baru
bagi kemajuan kawasan perbatasan sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi
masyarakat lokal untuk berkembang.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas Fery
Madagaskar mengatakan Pemerintah Kabupaten Sambas terus memperkuat koordinasi
dengan pemerintah pusat guna memastikan seluruh tahapan pembangunan dan
persiapan operasional PLBN berjalan sesuai rencana.
Fery yang turut mendampingi kunjungan Sekretaris BNPP RI ke
Temajuk menyebut sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci
percepatan pembangunan kawasan perbatasan.
"Kami optimistis dengan dukungan pemerintah pusat serta
kesiapan infrastruktur yang ada, PLBN Temajuk akan segera terwujud dan
memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat perbatasan,"
ujarnya.
Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, dukungan
penuh dari pemerintah pusat, serta semakin lengkapnya infrastruktur penunjang,
PLBN Temajuk kini semakin nyata. Kehadirannya diharapkan menjadi gerbang baru
Indonesia di perbatasan yang mampu memperkuat konektivitas, mendorong
investasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sambas. (Red)
.jpeg)
0 Komentar