Pojokkatanews.com - Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin
Sambas (UNISSAS) kembali memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan melalui
pelaksanaan Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Sebanyak enam mahasiswa
Fakultas Pendidikan resmi diserahkan kepada Madrasah Aliyah Negeri Insan
Cendekia (MAN IC) Sambas untuk menjalani praktik mengajar selama kurang lebih
dua bulan, Senin (13/7/2026).
Program tersebut merupakan bagian dari kurikulum akademik
yang dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam
mengaplikasikan ilmu kependidikan sekaligus mempersiapkan diri menjadi tenaga
pendidik yang profesional.
Mahasiswa yang mengikuti PPL berasal dari tiga program
studi, yakni tiga mahasiswa Program Studi Tadris Matematika, dua mahasiswa
Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, serta satu mahasiswa Program Studi
Pendidikan Agama Islam (PAI).
Prosesi penyerahan berlangsung dalam suasana penuh keakraban
dan semangat kolaborasi antara pihak UNISSAS dengan MAN IC Sambas. Momentum
tersebut sekaligus menandai dimulainya proses pembelajaran mahasiswa di
lingkungan sekolah yang dikenal sebagai salah satu madrasah unggulan di
Kalimantan Barat.
Kepala MAN IC Sambas, Dedi S., S.Pd., M.Pd., menyampaikan
apresiasi atas kepercayaan yang diberikan UNISSAS kepada madrasah yang
dipimpinnya sebagai lokasi pelaksanaan PPL.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa praktikan tidak hanya
menjadi bagian dari proses pendidikan calon guru, tetapi juga dapat menciptakan
suasana pembelajaran yang lebih dinamis melalui pertukaran pengalaman dan
gagasan.
Ia berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan
tersebut untuk memahami proses pembelajaran secara utuh, mengenal budaya
sekolah, serta belajar menghadapi berbagai tantangan yang akan ditemui di dunia
pendidikan.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) UNISSAS, Dr.
Bayu, M.Pd., menegaskan bahwa PPL merupakan tahapan penting dalam membentuk
calon guru yang memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan
kepribadian yang baik.
Menurutnya, pengalaman mengajar secara langsung menjadi
sarana bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan teori yang dipelajari di bangku
kuliah dengan praktik nyata di lingkungan sekolah.
"PPL menjadi momentum bagi mahasiswa untuk
mengembangkan kemampuan mengajar, membangun komunikasi yang baik dengan warga
sekolah, serta meningkatkan kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja
sebagai pendidik di masa depan," ujarnya.
Melalui program tersebut, UNISSAS berharap mahasiswa tidak
hanya memperoleh pengalaman mengajar, tetapi juga mampu membangun karakter
sebagai pendidik yang adaptif, inovatif, dan mampu menjawab tantangan dunia
pendidikan yang terus berkembang.
Kerja sama antara UNISSAS dan MAN IC Sambas juga diharapkan
semakin erat sebagai bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas
pendidikan. Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan generasi pendidik yang
unggul, berintegritas, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan
pendidikan di Kabupaten Sambas maupun Indonesia. (Red)

0 Komentar