Pojokkatanews.com - Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Sambas. Memasuki pekan pertama Juli 2026, harga sejumlah kebutuhan pokok di berbagai pasar tradisional masih terpantau stabil tanpa mengalami lonjakan yang signifikan.
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas, Suparno, S.H., M.H., mengatakan hasil pemantauan berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan menunjukkan tidak ada perubahan harga pada komoditas utama jika dibandingkan antara 3 Juli dan 6 Juli 2026.
"Untuk harga beras medium tercatat Rp14.833 per kilogram, beras premium Rp17.750 per kilogram, gula pasir curah Rp19.000 per kilogram, minyak goreng sawit kemasan premium Rp25.667 per liter, minyak goreng curah Rp23.000 per liter, serta Minyakita Rp15.700 per liter," ujar Suparno, Selasa (7/7/2026).
Ia menjelaskan, stabilitas harga juga terjadi pada sejumlah komoditas pangan lainnya. Daging sapi paha belakang masih dijual dengan harga Rp170.000 per kilogram, daging ayam ras Rp43.000 per kilogram, telur ayam ras Rp27.000 per kilogram, tepung terigu Rp13.000 per kilogram, dan kedelai impor Rp13.000 per kilogram.
Sementara itu, harga komoditas hortikultura juga belum menunjukkan perubahan berarti. Cabai merah keriting dipasarkan seharga Rp55.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp60.000 per kilogram, dan cabai merah besar Rp50.000 per kilogram.
"Secara umum, komoditas lainnya juga relatif stabil dan tidak ada lonjakan harga yang tinggi," tambahnya.
Berdasarkan hasil pemantauan, perubahan harga seluruh komoditas yang dipantau tidak ada kenaikan harga menandakan kondisi pasar di Kabupaten Sambas masih terkendali dan pasokan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga.
Suparno menegaskan, Diskumindag Kabupaten Sambas akan terus melakukan pemantauan harga secara rutin sebagai langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas pasar dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
"Kami terus memonitor perkembangan harga dan pasokan di pasar. Tujuannya agar stabilitas harga tetap terjaga serta masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang wajar," pungkasnya. (Run)
%20(3).png)
0 Komentar