Pojokkatanews.com - Pemerintah Kabupaten Sambas terus
memperkuat langkah percepatan pembangunan melalui koordinasi lintas perangkat
daerah. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Sambas, Satono, saat memimpin Rapat
Koordinasi dan Evaluasi Program Strategis Nasional, Program Daerah, dan Agenda
Daerah di Aula Kantor Bupati Sambas, Kamis (25/6/2026).
Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas,
Ir. H. Fery Madagaskar, M.Si., para Asisten Setda, seluruh kepala Organisasi
Perangkat Daerah (OPD), serta pejabat eselon III dan IV di lingkungan
Pemerintah Kabupaten Sambas.
Dalam arahannya, Bupati Satono menegaskan bahwa keberhasilan
pembangunan tidak dapat dicapai apabila setiap perangkat daerah bekerja secara
terpisah. Menurutnya, sinergi, koordinasi, dan kolaborasi menjadi kunci utama
agar seluruh program strategis, baik yang berasal dari pemerintah pusat maupun
daerah, dapat terlaksana secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi
masyarakat.
"Keberhasilan pembangunan merupakan tanggung jawab
bersama. Karena itu seluruh OPD harus saling mendukung, memperkuat koordinasi,
dan memastikan setiap program berjalan sesuai target," tegas Satono.
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah meningkatkan
kinerja serta mempersiapkan setiap tahapan pelaksanaan program secara matang.
Langkah tersebut dinilai penting agar berbagai program strategis nasional yang
dilaksanakan di Kabupaten Sambas mampu menjadi program unggulan yang berdampak
langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam rapat tersebut, sejumlah program prioritas menjadi
fokus pembahasan, khususnya di sektor pendidikan dan infrastruktur. Di bidang
pendidikan, pemerintah terus mendorong percepatan realisasi Sekolah
Terintegrasi Nasional dan program Sekolah Rakyat. Sementara di sektor
infrastruktur, perhatian diarahkan pada percepatan pembangunan jalan dan
jembatan guna meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung
pertumbuhan ekonomi daerah.
Bupati Satono menegaskan Pemerintah Kabupaten Sambas akan
terus mengawal pelaksanaan seluruh program strategis tersebut melalui
koordinasi yang intensif dengan pemerintah pusat maupun instansi terkait agar
pelaksanaannya berjalan sesuai rencana.
Selain membahas program pembangunan, Satono juga
mengingatkan pentingnya disiplin dan profesionalisme aparatur sipil negara.
Menurutnya, kualitas pelayanan publik sangat ditentukan oleh integritas dan
komitmen setiap aparatur dalam menjalankan tugas.
"Kedisiplinan harus menjadi budaya kerja. Aparatur
dituntut bekerja secara profesional, responsif, dan berintegritas agar tata
kelola pemerintahan semakin baik serta mampu memberikan pelayanan terbaik
kepada masyarakat," pungkasnya. (Red)
%20(7).png)
0 Komentar