Pemkab Sambas Gelar Pasar Murah, Ribuan Paket Sembako Disubsidi untuk Warga

Pojokkatanews.com - Pemerintah Kabupaten Sambas kembali menggelar kegiatan pasar murah sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok. Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Bank Kalbar dan Bank Kalbar Syariah.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kumindag) Kabupaten Sambas, Hermanto mengatakan program pasar murah merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat dalam menjaga stabilitas harga sembako.

“Program ini merupakan kerja sama dengan Bank Kalbar dan Bank Kalbar Syariah. Kegiatan ini merupakan hadirnya pemerintah terkait inflasi dan kenaikan harga,” ujarnya.

Hermanto menjelaskan, Satono memberikan arahan agar pelaksanaan pasar murah diprioritaskan di wilayah dengan jumlah penduduk padat sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Bapak Bupati meminta agar pasar murah ini selalu dilaksanakan di tempat penduduk yang padat,” katanya.

Pada pelaksanaan pasar murah kali ini, pemerintah menyediakan sebanyak 1.150 paket sembako yang terdiri dari beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng.

Hermanto menyebutkan, harga normal satu paket sembako tersebut sebenarnya mencapai sekitar Rp130 ribu. Namun pemerintah menjualnya dengan harga subsidi Rp90 ribu dan kembali mendapat tambahan potongan harga dari Bupati Sambas sehingga masyarakat hanya membayar Rp75 ribu per paket.

“Pasar murah pada hari ini sebanyak 1.150 paket, terdiri dari beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng. Kita jual di harga Rp90 ribu, sebenarnya harganya Rp130 ribu. Dan Bupati pun memberi diskon lagi sehingga harganya menjadi Rp75 ribu,” jelasnya.

Menurut Hermanto, kegiatan pasar murah tersebut menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Sambas dalam membantu meringankan beban masyarakat di tengah naiknya harga kebutuhan pokok.

“Kegiatan hari ini merupakan wujud perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat terkait inflasi dan kenaikan harga sembako,” tutupnya. (Man)

 

Posting Komentar

0 Komentar