Sambas Mantapkan Persiapan Hadapi MTQ Kalbar 2026, Fokus Pembinaan Kafilah

Pojokkatanews.com - Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sambas bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Sambas mulai memantapkan persiapan melalui rapat koordinasi, Selasa (14/4/2026).

Rapat yang berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas itu dihadiri jajaran pengurus LPTQ, sebagai bagian dari langkah awal menyusun strategi menghadapi ajang bergengsi yang tahun ini akan digelar di Kabupaten Kayong Utara.

Mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sambas, Dr. Mursidin menegaskan bahwa persiapan MTQ bukan hanya sekadar rutinitas tahunan, tetapi menjadi momen penting untuk memastikan kesiapan kafilah secara menyeluruh.

Ia menekankan bahwa pembinaan peserta, kesiapan teknis keberangkatan, hingga strategi mempertahankan capaian prestasi harus dirancang secara matang, terlebih di tengah kondisi efisiensi anggaran.

“Keterbatasan bukan alasan untuk menurunkan target. Justru ini menjadi tantangan untuk bekerja lebih efektif dan memperkuat sinergi antara pengurus, pelatih, dan seluruh pihak terkait,” ujarnya.

Menurutnya, MTQ memiliki makna lebih dari sekadar kompetisi, melainkan sebagai sarana syiar Al-Qur’an yang membawa nilai-nilai positif bagi masyarakat. Oleh karena itu, semangat kebersamaan dan kerja keras menjadi kunci utama dalam meraih hasil maksimal.

Dalam forum tersebut, sejumlah langkah konkret turut dibahas, di antaranya penjadwalan pelatihan intensif, peningkatan kualitas pembinaan, serta penguatan mental para peserta agar mampu tampil percaya diri di panggung provinsi.

Seluruh peserta rapat pun sepakat menjaga komitmen dan soliditas demi mengharumkan nama Kabupaten Sambas di tingkat Kalimantan Barat.

Dengan persiapan yang terarah dan optimisme yang terus dibangun, Kabupaten Sambas menargetkan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi pada MTQ ke-34 tahun 2026, sekaligus menegaskan perannya sebagai daerah yang konsisten dalam pengembangan tilawatil Qur’an. (Run)


Posting Komentar

0 Komentar