Pojokkatanews.com - Kehebohan terkait isu penampakan kuyang di Desa Kartiasa, Kecamatan Sambas, akhirnya terungkap sebagai informasi palsu. Pelaku penyebar konten hoaks tersebut telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di hadapan publik.
Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko Kasih membenarkan bahwa pelaku berinisial N telah datang ke Polres Sambas untuk melakukan klarifikasi.
“Pelaku pemilik akun berinisial N, dengan nama akun Intan Junid, benar telah meminta maaf di hadapan publik melalui video klarifikasi,” ujar AKP Sadoko Kasih, Kamis (23/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi di media sosial. Pasalnya, informasi yang belum terverifikasi dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.
“Dampak dari penyebaran berita palsu bisa menimbulkan kecemasan dan ketakutan, terutama bagi anak-anak,” jelasnya.
Ia menegaskan pentingnya sikap bijak dalam bermedia sosial agar tidak menimbulkan dampak negatif yang luas.
Sementara itu, dalam video klarifikasinya, pelaku N mengakui bahwa konten yang sempat viral tersebut merupakan hasil rekayasa atau editan. Ia juga menyampaikan penyesalan atas kegaduhan yang terjadi akibat unggahannya.
“Sehubungan dengan viralnya postingan hoaks soal kuyang yang saya unggah di akun Facebook Intan Junid pada Selasa, 21 April 2026 sekitar pukul 06.00 WIB, saya menyatakan bahwa foto tersebut merupakan hasil editan,” ungkapnya.
N juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga Desa Kartiasa dan sekitarnya, yang terdampak oleh informasi tersebut.
“Saya meminta maaf atas kegaduhan yang ditimbulkan dari postingan tersebut,” ucapnya.
Ia pun berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan akan lebih bijak dalam menggunakan media sosial ke depan.
“Saya berjanji akan lebih bijak dan tidak lagi membuat atau menyebarkan berita hoaks. Terima kasih kepada pihak desa dan kepolisian,” pungkasnya. (Run)

0 Komentar