Pojokkatanews.com - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sambas mencatat capaian positif dengan meraih status “sehat” berdasarkan penilaian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Meski demikian, pemerataan layanan air bersih di wilayah tersebut masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera dituntaskan.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, Fery Madagaskar, menegaskan bahwa capaian tersebut harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam memperluas jangkauan distribusi air bersih.
“Kita bekerja tidak sekadar menggugurkan kewajiban, melainkan sebagai bentuk ibadah, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Ia mengungkapkan, dari total 19 kecamatan di Kabupaten Sambas, saat ini baru 10 kecamatan yang telah terlayani jaringan PDAM. Sementara 9 kecamatan lainnya masih belum mendapatkan akses air bersih secara optimal.
Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, mengingat air bersih merupakan salah satu layanan dasar yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat.
Fery menekankan pentingnya kerja keras dan sinergi seluruh pihak agar cakupan layanan PDAM dapat terus diperluas. Dengan demikian, seluruh masyarakat di Kabupaten Sambas diharapkan dapat menikmati akses air bersih yang layak dan merata.
“Ini menjadi tantangan kita bersama. Harapannya, ke depan pelayanan semakin merata dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (Run)
.jpeg)
0 Komentar