Pojokkatanews.com - Musibah kebakaran melanda sebuah rumah warga di Dusun Lirang, Desa Perigi Landu, Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Selasa (14/04/2026) pagi.
Rumah milik Juni (66) dilaporkan hangus terbakar sekitar pukul 10.30 WIB. Api dengan cepat melalap bangunan beserta seluruh isi rumah yang didominasi material mudah terbakar.
Kepala Dusun Lirang, Sendri, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut kebakaran terjadi di RT 05 RW 02 dan diduga kuat dipicu oleh arus pendek listrik.
“Benar, terjadi kebakaran rumah warga di Dusun Lirang. Dugaan sementara karena korsleting listrik,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (14/4/2026).
Menurut keterangan, saat kejadian istri pemilik rumah, Juriah (56), tengah berada di dalam rumah. Sementara sang suami, Juni, diketahui tidak berada di lokasi karena sedang mengunjungi keluarga yang tidak jauh dari rumah.
Api pertama kali diketahui warga sekitar yang kemudian langsung berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Berkat kesigapan warga, api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 14 menit.
Namun, cepatnya kobaran api membuat rumah beserta barang-barang berharga tidak sempat diselamatkan.
“Dalam waktu singkat, api sudah menghanguskan isi rumah. Warga berjibaku memadamkan api secara manual karena tidak ada armada pemadam yang masuk ke lokasi,” jelas Sendri.
Akibat kejadian tersebut, Juriah mengalami luka bakar ringan di bagian wajah dan masih dalam kondisi trauma. Sementara kerugian material diperkirakan cukup besar, meliputi sepeda motor, hasil panen padi, serta pakaian dan perabot rumah tangga.
Sendri menambahkan, struktur rumah yang sebagian terbuat dari kayu serta adanya bahan anyaman di dalam rumah diduga mempercepat penyebaran api.
“Di dalam rumah ada anyaman untuk keperluan jemur padi, itu kemungkinan mempercepat api membesar,” katanya.
Pasca kejadian, pemerintah desa telah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan mulai menggalang bantuan untuk korban.
“Langkah awal, kami akan melakukan pengumpulan donasi untuk membantu kebutuhan korban, baik perbaikan rumah, pakaian, sembako, maupun kebutuhan kesehatan,” pungkasnya. (Red)

0 Komentar