Pojokkatanews.com- Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Daniel Johan, menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan kepada masyarakat di Kelurahan Tengah, Kota Singkawang, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan yang meliputi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Undang-Undang Dasar 1945.
Dalam pemaparannya, Daniel menegaskan pentingnya memperkuat pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan, khususnya bagi masyarakat Kota Singkawang yang dikenal memiliki keberagaman suku, budaya, dan agama.
“Empat Pilar Kebangsaan adalah kunci untuk menjaga kerukunan masyarakat Kota Singkawang. Karena itu, mari kita perkuat mulai dari lingkungan keluarga, tetangga hingga antar suku dan agama,” ujar Daniel yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari daerah pemilihan Kalimantan Barat I.
Ia juga menyoroti posisi Singkawang sebagai salah satu daerah yang memiliki daya tarik budaya kuat, terutama melalui perayaan Cap Go Meh Singkawang yang telah dikenal hingga tingkat internasional.
Menurut Daniel, tradisi Cap Go Meh menjadi simbol persatuan dan keberagaman masyarakat Singkawang yang hidup berdampingan secara harmonis.
“Singkawang ini memiliki magnet yang menarik perhatian dunia, dengan ikon Cap Go Meh yang bahkan menjadi salah satu yang terbesar. Ini harus terus dijaga dan dilestarikan oleh masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, perayaan Cap Go Meh tidak hanya menghadirkan atraksi budaya, tetapi juga menjadi wujud nyata penerapan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan karena mampu menyatukan berbagai etnis, suku, dan agama dalam satu perayaan.
“Cap Go Meh adalah bentuk aktualisasi dari Empat Pilar Kebangsaan. Selain menghadirkan budaya, kegiatan ini juga mempersatukan berbagai entitas masyarakat sekaligus menggerakkan roda perekonomian,” tutup Daniel.
Sebagai informasi, perayaan Cap Go Meh 2026 jatuh pada 2 Maret 2026 dengan sejumlah rangkaian kegiatan, di antaranya pawai lampion, pawai tatung, serta berbagai atraksi naga dan barongsai yang menjadi daya tarik wisata budaya di Kota Singkawang. (Red)

0 Komentar