Pojokkatanews.com - Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (UNISSAS), melalui Fakultas Pendidikan khususnya Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya pendidik di Kabupaten Sambas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui serangkaian pertemuan strategis dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas yang berlangsung sejak Desember 2025 hingga Januari 2026.
Wakil Dekan Fakultas Pendidikan UNISSAS, Fera Wati, M.Pd.I., menjelaskan bahwa inisiatif penjajakan kerja sama ini berangkat dari kepedulian UNISSAS terhadap kebutuhan peningkatan kualifikasi akademik guru PAUD dan Taman Kanak-Kanak (TK) yang hingga kini masih banyak belum berpendidikan strata satu (S1).
“Kami melihat masih banyak guru PAUD dan TK yang memiliki dedikasi tinggi, namun terkendala pada kualifikasi akademik. Oleh karena itu, UNISSAS berupaya menghadirkan solusi melalui pembukaan kelas khusus yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan para guru,” ujar Fera Wati.
Pada pertemuan awal yang digelar pada Desember 2025, jajaran dosen UNISSAS bertemu dengan Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas, Sri Kurnia, S.H., M.Ap. Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua Program Studi PAUD, Hadisa Putri, M.Pd., serta Sekretaris Program Studi PAUD, Sriliza, M.Pd. Dalam pertemuan tersebut, dibahas secara mendalam rencana kerja sama pengembangan kelas khusus bagi guru PAUD dan TK yang belum memiliki kualifikasi akademik S1.
Selanjutnya, pada Januari 2026, UNISSAS kembali melanjutkan pembahasan kerja sama melalui pertemuan dengan Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas, Aswindirno, S.Pd., M.Pd. Fokus pembahasan tetap mengarah pada rencana pembukaan kelas khusus bagi para guru PAUD dan TK yang belum menempuh pendidikan S1.
Fera Wati menambahkan, melalui Fakultas Pendidikan dan Program Studi PAUD, UNISSAS menyatakan kesiapan penuh untuk membuka kelas khusus dengan sistem pembelajaran yang fleksibel.
“Perkuliahan direncanakan dapat dilaksanakan secara daring maupun luring. Kami ingin memastikan para guru tetap dapat menjalankan tugas mengajar, namun juga memperoleh kesempatan meningkatkan kompetensi dan kualifikasi akademiknya,” jelasnya.
Rencana kerja sama ini mendapat sambutan positif dari jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas. Baik Bidang PAUD maupun Bidang GTK sepakat bahwa program kelas khusus ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru PAUD dan TK secara berkelanjutan.
Ke depan, UNISSAS bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Sambas berencana merealisasikan kerja sama tersebut melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA).
“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan anak usia dini di Kabupaten Sambas, serta melahirkan guru PAUD dan TK yang berkualifikasi, profesional, dan berdaya saing,” pungkas Fera Wati. (Run)
.jpeg)
0 Komentar