Pojokkatanews.com - Pemerintah Kabupaten Sambas mencatatkan peningkatan signifikan dalam tata kelola data daerah. Berdasarkan laporan hasil evaluasi Kementerian PPN/Bappenas, Indeks Satu Data Indonesia (SDI) Kabupaten Sambas melonjak drastis dari 52,43 (predikat Cukup) pada tahun 2024 menjadi 73,56 (predikat Baik) pada tahun 2025.
Kenaikan sebesar 21,13 poin tersebut menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Sambas dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip Satu Data Indonesia secara konsisten pada penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Bupati Sambas, H. Satono menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan menegaskan bahwa penguatan tata kelola data menjadi fondasi penting dalam perencanaan pembangunan daerah.
“Peningkatan Indeks SDI ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah. Data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan adalah kunci dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran,” ujarnya.
Peningkatan paling mencolok terjadi pada Domain Penyelenggaraan SDI, yang pada evaluasi tahun 2024 hanya memperoleh nilai 18,72, namun melonjak tajam menjadi 68,07 pada evaluasi tahun 2025. Capaian ini menandakan bahwa Forum Satu Data Indonesia Kabupaten Sambas telah berjalan lebih efektif.
Koordinasi antara Pembina Data Statistik (BPS), Koordinator Forum Data (Bapperida), serta Walidata Daerah (Diskominfo) dinilai semakin solid dan terarah dalam mendukung tata kelola data daerah.
Keberhasilan ini juga didorong oleh pencapaian maksimal pada Aspek Pengumpulan Data, yang meningkat drastis dari nilai 0,00 menjadi 100,00. Sementara itu, Aspek Penyebarluasan Data turut mengalami peningkatan signifikan dari 35,00 menjadi 90,00.
Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Sambas pada posisi yang lebih baik dalam mendukung perencanaan pembangunan berbasis data. Meski telah meraih predikat Baik, Pemerintah Kabupaten Sambas menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penyempurnaan.
“Ke depan, kita akan terus meningkatkan manajemen data serta memperkuat penerapan standar data statistik dan geospasial agar kualitas Satu Data di Kabupaten Sambas semakin optimal,” Pungkasnya. (Run)
.jpg)
0 Komentar