Pojokkatanews.com - Komandan Distrik Militer 1208/Sambas yang baru, Letkol Inf Dwiyanto Kusumo M.A.P. menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh unsur Forkopimda serta Pemerintah Kabupaten Sambas atas sambutan hangat yang diberikan.
Acara pisah sambut yang digelar di Aula Kantor Bupati Sambas pada Selasa (25/11/2025) yang juga turut dihadiri Bupati Sambas, H. Satono, bersama jajaran Forkopimda.
Dalam sambutannya, Letkol Dwiyanto mengapresiasi penyambutan yang disebutnya sangat berkesan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena belum sempat bertemu secara formal dengan Bupati Sambas, meski telah terlibat dalam beberapa kegiatan bersama pejabat daerah lainnya.
“Saya ucapkan terima kasih, kami sudah diacarakan luar biasa. Mohon maaf kemarin Pak Dandim baru belum diterima, tapi sudah ikut kegiatan Pak Bupati, sudah ikut jalan sama Pak Kajari,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Letkol Dwiyanto memperkenalkan diri secara resmi kepada jajaran pemerintah daerah. Ia mengungkapkan bahwa dirinya adalah lulusan Akmil 2005 dan telah menempuh penugasan di berbagai wilayah Indonesia.
“Pertama saya ditempatkan di Pekanbaru, kemudian ke Medan, lalu Kabupaten Batubara. Setelah itu pindah ke Bandung sekitar tiga tahun. Tahun 2019 mengikuti SSKO dan langsung ditempatkan di Kalimantan Barat,” jelasnya.
Sejak 2020, Dwiyanto bertugas di Pontianak selama sekitar tiga tahun, kemudian dipercaya memimpin Batalyon Infanteri 642/Kapuas di Kabupaten Sintang selama 2 tahun 5 bulan. Pada masa tersebut, ia turut memimpin 400 personel dalam penugasan selama 15 bulan di Papua.
“Alhamdulillah kami kembali 400 orang tanpa kurang satu apa pun. Dari operasi itu, kami juga berhasil menindak satu anggota OPM. Mungkin itu yang menjadi rezeki saya hingga mendapat amanah sebagai Dandim Sambas tanpa tes asesmen,” ungkapnya.
Mengemban amanah baru sebagai Dandim Sambas, Letkol Dwiyanto menegaskan bahwa posisi tersebut merupakan kehormatan besar. Ia memohon arahan dari para senior di jajaran Forkopimda, mengingat dirinya masih tergolong paling muda.
“Saya mohon petunjuk para senior. Saya hitung-hitung, saya ini paling junior dari segi umur, jadi pasti banyak kekurangan. Mohon nanti kiranya saya diarahkan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan seluruh program yang sudah dirintis oleh Dandim sebelumnya, Letkol Inf Prio, dan memastikan sinergi yang telah terbangun tetap terjaga demi kemajuan Kabupaten Sambas.
“Tidak ada kebijakan baru dulu. Apa yang sudah disampaikan Bang Prio, saya lanjutkan. Bagaimana program bisa berjalan, dan Kabupaten Sambas semakin maju,” tegasnya. (Man)
%20(1).jpg)
0 Komentar