Warga Sambas Dorong Dapil Sambas Singkawang Bengkayang, Harap Suara Masyarakat Lebih Kuat di Pusat

Pojokkatanews.com - Gagasan pembentukan Daerah Pemilihan (Dapil) DPR RI Kalimantan Barat III yang mencakup Sambas, Bengkayang dan Singkawang terus mendapat perhatian masyarakat. Pembentukan dapil yang kerap disebut Dapil Singbebas itu dinilai dapat menjadi langkah untuk memperkuat keterwakilan politik sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di kawasan tersebut.

Hertan, warga Kecamatan Sambas, mengatakan pembentukan Dapil Singbebas tidak semestinya hanya dipandang sebagai perubahan peta politik. Lebih dari itu, menurutnya, dapil tersebut dapat menjadi sarana agar berbagai persoalan dan potensi daerah memiliki saluran aspirasi yang lebih fokus di tingkat nasional.

“Menurut saya, pembentukan Dapil Singbebas sangat penting karena masyarakat membutuhkan wakil yang benar-benar memahami kondisi daerah. Kita ingin aspirasi dari desa sampai kabupaten bisa lebih mudah diperjuangkan di tingkat pusat,” ujar Hertan.

Ia menilai Sambas, Bengkayang dan Singkawang memiliki karakter serta potensi yang berbeda, tetapi saling melengkapi. Sambas memiliki kekuatan pada sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan perdagangan. Bengkayang memiliki potensi pertanian dan kawasan perbatasan, sedangkan Singkawang berkembang sebagai pusat perdagangan, jasa dan pariwisata.

Jika ketiga wilayah tersebut berada dalam satu dapil, Hertan berharap agenda pembangunan dapat dirancang dengan melihat keterkaitan antarwilayah.

Menurutnya, kebutuhan terhadap infrastruktur dasar masih menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian. Jalan, irigasi, pasar, konektivitas antarwilayah hingga akses terhadap program pemerintah pusat dinilai dapat menjadi prioritas perjuangan wakil rakyat.

“Kalau ada keterwakilan yang kuat, kita berharap program pembangunan ekonomi tidak hanya terpusat di wilayah tertentu. Infrastruktur jalan, irigasi, pasar, pertanian, UMKM dan akses terhadap program pemerintah pusat harus benar-benar sampai kepada masyarakat,” katanya.

Hertan menegaskan bahwa esensi perjuangan pembentukan Dapil Singbebas bukan semata-mata mengenai perubahan pembagian wilayah pemilu.

Yang lebih penting, kata dia, adalah memastikan masyarakat memperoleh wakil yang memahami karakter dan kebutuhan kawasan.

“Yang kita harapkan bukan hanya bertambah atau berubahnya dapil, tetapi bagaimana nantinya wakil rakyat benar-benar memperjuangkan kepentingan masyarakat. Jangan sampai setelah terpilih, persoalan masyarakat di daerah justru kurang mendapat perhatian,” ujarnya.

Ia juga menilai pembentukan Dapil Singbebas harus ditempatkan sebagai aspirasi masyarakat, bukan kepentingan kelompok maupun partai politik tertentu.

Saat ini, berdasarkan portal resmi KPU, Sambas, Bengkayang dan Singkawang masih berada dalam Dapil Kalimantan Barat I bersama sejumlah kabupaten/kota lainnya dengan alokasi delapan kursi.

Wacana pembentukan Dapil Kalbar III Singbebas sendiri telah disuarakan sejumlah elemen masyarakat. Dukungan datang dari berbagai kelompok, mulai dari mahasiswa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda hingga perempuan di tiga wilayah tersebut.

Hertan melihat pembentukan dapil juga dapat menjadi momentum memperkuat konektivitas ekonomi antara Sambas, Bengkayang dan Singkawang.

Menurutnya, hubungan perdagangan dan mobilitas masyarakat antarwilayah dapat terus dikembangkan apabila didukung infrastruktur yang memadai.

Potensi pertanian, perkebunan dan perikanan di Sambas dan Bengkayang dapat terhubung dengan sektor perdagangan, jasa dan pariwisata di Singkawang.

Karena itu, ia berharap wakil rakyat nantinya tidak hanya memperjuangkan program secara parsial, tetapi juga mendorong pembangunan yang menghubungkan potensi ekonomi ketiga daerah.

Menurut Hertan, kebutuhan masyarakat tidak berhenti pada persoalan ekonomi. Pendidikan, kesehatan, lapangan pekerjaan, pemberdayaan pemuda, perempuan dan pembangunan desa juga harus masuk dalam agenda perjuangan.

Ia melihat masyarakat di tiga wilayah memiliki sejumlah persoalan sosial yang relatif serupa sehingga dapat menjadi bagian dari agenda bersama.

“Ini bukan hanya soal politik. Kita juga ingin hubungan masyarakat Sambas, Bengkayang dan Singkawang semakin kuat. Banyak persoalan sosial yang sebenarnya hampir sama, seperti pendidikan, kesehatan, lapangan pekerjaan dan pembangunan desa,” jelasnya.

Selain itu, Hertan mengingatkan pentingnya menjaga identitas budaya lokal.

Keberagaman adat, kesenian tradisional, bahasa daerah, sejarah lokal dan potensi wisata berbasis budaya dinilai perlu mendapat perhatian dalam pembangunan kawasan.

“Budaya kita sangat beragam. Jangan sampai pembangunan hanya berbicara soal infrastruktur dan ekonomi. Budaya juga harus mendapatkan perhatian karena merupakan identitas masyarakat,” katanya.

Hertan berharap proses pembentukan Dapil Singbebas nantinya berlangsung terbuka dan melibatkan masyarakat secara luas.

Menurutnya, masyarakat harus diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan, termasuk mengenai manfaat dan konsekuensi pembentukan dapil tersebut.

Ia menilai masyarakat tidak boleh hanya menjadi objek dalam proses penataan wilayah pemilihan.

Secara kelembagaan, penataan dan penetapan dapil DPR RI merupakan kewenangan KPU RI. Prosesnya membutuhkan tahapan dan kajian, termasuk penggunaan data kependudukan, penyusunan rancangan serta mekanisme partisipasi publik sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kita mendukung pembentukan Dapil Singbebas karena ingin ada pemerataan pembangunan dan keterwakilan yang lebih kuat. Tetapi semuanya harus dilakukan sesuai aturan dan berdasarkan aspirasi masyarakat,” tegas Hertan.

Ia berharap jika Dapil Kalbar III Singbebas nantinya terealisasi, keberadaan dapil tersebut benar-benar menghasilkan keterwakilan yang mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat secara konsisten.

“Harapan masyarakat sederhana, kita ingin diperhatikan. Jalan diperbaiki, ekonomi masyarakat berkembang, pendidikan dan kesehatan semakin baik, budaya tetap terjaga, serta suara masyarakat Sambas, Bengkayang dan Singkawang benar-benar terdengar di tingkat nasional,” pungkasnya. (Run)

 

Posting Komentar

0 Komentar