Perkuat Layanan Ibu dan Bayi, RSUD Pemangkat Bersinergi dengan TP PKK Sambas

Pojokkatanews.com - Upaya menekan angka stunting sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan bayi terus dilakukan di Kabupaten Sambas. RSUD Pemangkat bersama TP PKK Kabupaten Sambas menggelar Workshop Program Pembinaan Jejaring di Hotel Pantura Jaya Sambas, Kamis (13/8/2026).

Workshop tersebut menjadi bagian dari langkah kolaboratif untuk memperkuat jejaring pelayanan kesehatan, terutama dalam percepatan penanganan stunting dan optimalisasi Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif (PONEK).

Ketua TP PKK Kabupaten Sambas, Hj. Yunisa, S.Pd., MAP., mengapresiasi sinergi yang dibangun RSUD Pemangkat bersama TP PKK dan Pemerintah Kabupaten Sambas dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Menurut Yunisa, persoalan stunting maupun kesehatan ibu dan anak tidak dapat ditangani oleh satu pihak. Diperlukan keterlibatan pemerintah, fasilitas kesehatan, TP PKK hingga keluarga sebagai lingkungan terdekat anak.

“Sinergi seperti ini sangat penting karena upaya menurunkan stunting dan meningkatkan kesehatan ibu serta anak tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama dan peran aktif seluruh pihak,” ujar Yunisa.

Ia menilai TP PKK memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan keluarga dan masyarakat. Edukasi mengenai gizi, kesehatan serta tumbuh kembang anak dinilai dapat diperkuat melalui peran kader dan jaringan TP PKK di berbagai wilayah.

Sementara itu, Direktur RSUD Pemangkat, dr. Yana Sumartana, MAP., menyampaikan apresiasi atas dukungan dan keterlibatan TP PKK Kabupaten Sambas dalam workshop tersebut.

“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada TP PKK Kabupaten Sambas atas sinergi dan kehadiran langsung jajaran pengurus dalam agenda penting ini,” ungkap Yana.

Menurutnya, penguatan jejaring pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam memastikan penanganan stunting sekaligus pelayanan kegawatdaruratan maternal dan neonatal berjalan secara terkoordinasi dan berkesinambungan.

“Kolaborasi ini merupakan langkah yang sangat strategis bagi masa depan generasi mendatang di Kabupaten Sambas,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, koordinasi antarpihak diharapkan semakin kuat, baik dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting maupun dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi kegawatdaruratan ibu dan bayi.

Optimalisasi PONEK juga diharapkan mampu memperkuat kualitas layanan rujukan, sehingga ibu dan bayi yang membutuhkan penanganan kegawatdaruratan dapat memperoleh pelayanan secara cepat dan tepat.

Kolaborasi RSUD Pemangkat, TP PKK, pemerintah daerah dan jejaring pelayanan kesehatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sistem kesehatan yang lebih kuat sekaligus mempersiapkan generasi Kabupaten Sambas yang sehat dan berkualitas. (Run).

 

Posting Komentar

0 Komentar