Pojokkatanews.com - Pemerintah Kabupaten Sambas kembali
menggelar Uji Kompetensi Tahfiz Al-Qur'an sebagai bagian dari upaya membangun
masyarakat yang religius sekaligus mengimplementasikan visi Sambas Berkah
Berkemajuan. Memasuki tahun ketiga pelaksanaannya, kegiatan tersebut
berlangsung di Aula Sayap Kiri Kantor Bupati Sambas, Senin (13/7/2026).
Program yang menjadi salah satu perhatian Bupati Sambas H. Satono,
S.Sos.I., M.H. ini diikuti para penghafal Al-Qur'an dari berbagai kecamatan di
Kabupaten Sambas.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten
Sambas, Dr. Nazaruddin, S.Sos.I., M.Sos., mengatakan pelaksanaan uji kompetensi
merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan penghargaan
kepada para hafiz sekaligus memperkuat pembangunan karakter masyarakat yang
berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Menurutnya, program tersebut tetap dipertahankan meskipun
pemerintah dihadapkan pada tantangan keterbatasan anggaran.
"Kegiatan ini menjadi bukti sekaligus implementasi
apresiasi Pemerintah Kabupaten Sambas terhadap para penghafal Al-Qur'an sebagai
bagian dari visi Sambas Berkah Berkemajuan. Salah satu elemennya adalah
bagaimana nilai-nilai religius tetap kita laksanakan semaksimal mungkin,
meskipun di tengah kondisi keuangan negara yang seperti ini," ujarnya.
Nazaruddin menjelaskan, atas arahan dan kebijakan Bupati
Sambas bersama jajaran pemerintah daerah, peserta yang berhasil memenuhi
standar kompetensi yang ditetapkan dewan hakim akan memperoleh penghargaan
berupa paket ibadah umrah.
"Insya Allah, apresiasi ini tetap diberikan kepada para
hafiz yang dinyatakan lulus sesuai standar kompetensi, berupa hadiah umrah
sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam menjaga dan menghafalkan
Al-Qur'an," katanya.
Ia menyebutkan, sebanyak sembilan peserta mendaftarkan diri
pada pelaksanaan uji kompetensi tahun ini. Namun hingga pembukaan kegiatan,
enam peserta telah hadir dan mengikuti seluruh rangkaian penilaian.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang membuka kategori
hafalan 5 juz, 10 juz, 20 juz, hingga 30 juz, pelaksanaan tahun ini difokuskan
khusus bagi peserta dengan hafalan lengkap 30 juz. Kebijakan tersebut dilakukan
untuk meningkatkan kualitas sekaligus memberikan apresiasi kepada para
penghafal Al-Qur'an dengan capaian hafalan tertinggi.
Pemerintah Kabupaten Sambas berharap pelaksanaan uji
kompetensi ini tidak hanya menjadi sarana mengukur kualitas hafalan para peserta,
tetapi juga mampu menumbuhkan semangat generasi muda untuk lebih mencintai
Al-Qur'an dan menghafalkannya.
Melalui penghargaan yang diberikan kepada para hafiz,
pemerintah daerah optimistis akan lahir semakin banyak generasi Qurani yang
mampu menjadi teladan sekaligus memperkuat karakter religius masyarakat di
Kabupaten Sambas. (Run)
.png)
0 Komentar