Kementan dan Distan Sambas Sinkronkan Data CPCL untuk Perkuat Sektor Pertanian


Pojokkatanews.com - Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBPMP) Kalimantan Barat mempercepat proses verifikasi dan validasi Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) sebagai bagian dari pelaksanaan program strategis pertanian di Kabupaten Sambas.

Kegiatan tersebut mengacu pada surat Kepala BBPMP Kalimantan Barat Nomor B-496/TI.010/H.12.16/07/2026 tertanggal 3 Juli 2026. Pertemuan dilaksanakan di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas dengan melibatkan jajaran dinas, penyuluh pertanian, serta pemangku kepentingan terkait.

Verifikasi dan validasi dilakukan untuk memastikan data calon penerima bantuan dan lokasi program benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan. Langkah ini dinilai penting agar berbagai bantuan pemerintah dapat tersalurkan secara tepat sasaran.

Sejumlah program strategis yang menjadi fokus pembahasan meliputi bantuan benih padi dan jagung Tahun Anggaran 2026, pembangunan irigasi perpompaan dan perpipaan, pemeliharaan jaringan irigasi tersier, bantuan pompa air, CPCL ayam petelur, hingga Program PM-AAS.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Apriadi, S.P., M.M., menegaskan bahwa penyusunan data CPCL tidak boleh dilakukan secara administratif semata, tetapi harus mencerminkan kebutuhan riil petani.

"Jangan sampai calon petani dan calon lokasi yang diusulkan, kemudian direalisasikan, justru tidak tepat sasaran. Bantuan harus sesuai kebutuhan petani," ujarnya.

Ia menjelaskan, usulan bantuan, termasuk benih padi dan jagung, harus disesuaikan dengan kondisi wilayah dan varietas yang memang dibutuhkan petani. Dengan demikian, bantuan yang diberikan tidak hanya tersalurkan, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas pertanian.

Menurut Apriadi, akurasi data CPCL menjadi faktor penting dalam keberhasilan program pemerintah. Data yang valid akan memudahkan pemerintah menyalurkan bantuan secara efektif dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan hasil pertanian.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Katimker Penyuluhan, Kepala Bidang Tanaman Pangan, Kepala Bidang Peternakan, serta para penyuluh pertanian dari berbagai kecamatan.

Program irigasi dan bantuan pompa air yang dibahas dalam kegiatan tersebut mencakup seluruh wilayah Kabupaten Sambas, termasuk Kecamatan Sambas, Selakau, Pemangkat, Tebas, Jawai, Jawai Selatan, Subah, Sajingan Besar, Teluk Keramat, Tangaran, dan kecamatan lainnya.

Melalui percepatan verifikasi dan validasi CPCL ini, Kementerian Pertanian bersama Pemerintah Kabupaten Sambas berharap seluruh program strategis pertanian dapat berjalan lebih tepat sasaran, transparan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ketahanan pangan daerah. (Red)

 

Posting Komentar

0 Komentar