Pojokkatanews.com - Persatuan Liong dan Barongsai Seluruh Indonesia (PLBSI) Kabupaten Sambas mulai mematangkan persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Liong dan Barongsai yang akan berlangsung di Kota Singkawang pada 5 hingga 12 Juli 2026.
Ajang tingkat nasional tersebut menjadi kesempatan bagi para atlet Sambas untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih luas.
Ketua PLBSI Kabupaten Sambas, Hansen Phangestu atau Phang Khong Men, mengatakan pihaknya tengah menyeleksi dan mempersiapkan atlet-atlet terbaik yang dinilai memiliki kemampuan serta kesiapan bertanding untuk mewakili Kabupaten Sambas.
Menurutnya, keikutsertaan dalam Kejurnas bukan semata-mata mengejar prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan serta memperkenalkan seni budaya Liong dan Barongsai kepada masyarakat, khususnya kalangan generasi muda.
“Kami akan berupaya menurunkan atlet yang berkompeten dan siap bertanding. Harapan kami, atlet-atlet Sambas mampu tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik dalam kejuaraan nanti,” ujar Hansen.
Ia menjelaskan, persiapan yang dilakukan meliputi peningkatan intensitas latihan, penguatan kekompakan tim, hingga pematangan teknik yang akan dipertandingkan dalam kejuaraan tersebut.
Namun di balik semangat persiapan yang terus dilakukan, PLBSI Sambas masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan anggaran. Kondisi itu berpengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan latihan, perlengkapan, hingga biaya keberangkatan dan akomodasi atlet.
Meski demikian, Hansen menegaskan bahwa keterbatasan tersebut tidak mengurangi tekad para atlet untuk memberikan penampilan terbaik. Semangat juang dan kebersamaan menjadi modal utama dalam menghadapi persaingan di tingkat nasional.
“Kami berharap adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah, pihak swasta, maupun masyarakat. Dukungan ini sangat berarti bagi para atlet agar mereka dapat berangkat dan bertanding dengan persiapan yang lebih baik,” katanya.
Hansen menilai Kejurnas Liong dan Barongsai di Singkawang akan menjadi pengalaman berharga bagi para atlet Sambas untuk mengukur kemampuan, menambah jam terbang, serta memperluas wawasan dalam dunia olahraga seni budaya.
Selain itu, keikutsertaan atlet Sambas diharapkan mampu memotivasi generasi muda untuk aktif berolahraga, menjunjung tinggi nilai sportivitas, serta turut menjaga kelestarian seni budaya Liong dan Barongsai yang telah menjadi bagian dari kekayaan budaya Indonesia.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, PLBSI Sambas optimistis para atlet mampu tampil kompetitif dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi daerah. (Run)

0 Komentar