Waterfront Sambas Dinilai Perlu Evaluasi Menyeluruh dan Kepastian Lanjutan

 

Pojokkatanews.com - Harapan menjadikan Waterfront Sambas sebagai ikon wisata dan penggerak ekonomi daerah hingga kini masih menghadapi berbagai tantangan. Proyek yang sejak awal dirancang untuk memperkuat daya tarik kawasan perkotaan dan kawasan bersejarah tersebut saat ini belum berfungsi optimal dan memerlukan perhatian serius dari para pemangku kebijakan.

Warga Sambas Rizal farizal menilai perlu adanya langkah konkret agar kondisi yang ada tidak semakin menimbulkan dampak lanjutan.

“Jika dalam tahun ini belum ada penganggaran lanjutan, tentu akan lebih baik jika pemerintah provinsi segera menyampaikan penjelasan kepada publik, agar tidak menimbulkan persepsi pembiaran,” ujarnya.

Ia juga menilai pentingnya evaluasi terhadap perencanaan awal proyek. Menurutnya, kajian lingkungan dan aspek pelestarian cagar budaya perlu ditinjau kembali agar keberlanjutan pembangunan dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga warisan sejarah Keraton Sambas.

“Ini bukan hanya soal proyek fisik, tetapi juga tanggung jawab bersama untuk menjaga lingkungan dan nilai sejarah. Evaluasi menyeluruh menjadi penting agar ke depan tidak menimbulkan dampak serupa,” katanya.

Rizal farizal menambahkan, persoalan waterfront Sambas sebaiknya tidak dibebankan kepada satu pihak saja. Mengingat perencanaan dan pelaksanaan awal berada di tingkat provinsi, ia berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dapat mengambil peran lebih aktif dalam memastikan kelanjutan dan pemulihan proyek tersebut.

“Kami berharap Sambas tidak menjadi lokasi proyek yang terhenti tanpa kepastian. Kejelasan langkah dan komitmen keberlanjutan sangat dibutuhkan,” ungkapnya.

Ia juga mendorong adanya penganggaran ulang yang transparan, audit proyek secara menyeluruh, serta upaya pemulihan lingkungan di sekitar kawasan waterfront dan Keraton Sambas.

“Dengan langkah-langkah tersebut, waterfront Sambas masih memiliki peluang untuk menjadi kebanggaan daerah. Tanpa kejelasan, tentu akan sulit mengembalikan kepercayaan masyarakat,” tuturnya.

Menurutnya, keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik dari pemerintah akan membantu publik memahami arah pembangunan yang sedang dan akan ditempuh.

“Pada akhirnya, masyarakat hanya berharap pembangunan benar-benar membawa manfaat dan keberlanjutan, serta sejalan dengan kepentingan lingkungan dan sejarah daerah,” pungkasnya. (Run)

 

Posting Komentar

0 Komentar