Festival Baca Rawi Meriahkan HUT ke-80 RI di Kecamatan Tangaran

 


Pojokkatanews.com - Semarak Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia juga terasa di Kecamatan Tangaran. Panitia HUT RI tingkat kecamatan tidak hanya menggelar berbagai perlombaan rakyat, tetapi juga menghadirkan Festival Baca Rawi sebagai upaya melestarikan budaya lokal.

Ipan Agustanto, Panitia HUT RI Kecamatan Tangaran, menyampaikan bahwa festival tersebut dipilih karena baca rawi merupakan seni budaya yang sudah lama hidup di tengah masyarakat Tangaran.

“Baca rawi memang populer di sini. Karena itu, momentum HUT Kemerdekaan menjadi ajang tepat untuk mengangkatnya agar tetap lestari,” ujar Ipan saat pembukaan Festival Baca Rawi di Pentas Utama Pasar Desa Simpang Empat, Kamis malam (28/8).

Sebanyak delapan tim dari delapan desa di Kecamatan Tangaran ikut berpartisipasi dalam festival tersebut. Kehadiran mereka mendapat sambutan positif dari masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.

“Tujuan kita selain memeriahkan HUT RI juga untuk menghormati budaya positif masyarakat, sekaligus meneruskan seni yang sudah menjadi tradisi,” tambah Ipan.

Sementara itu, Abdul Hadi selaku dewan juri menekankan pentingnya menjaga kelestarian seni tradisi seperti baca rawi yang dinilainya tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama.

“Tantangan kita adalah bagaimana generasi muda juga mau melanjutkan tradisi ini. Maka orang tua perlu menularkan kecintaan pada baca rawi, dzikir nazam, dan seni sejenisnya,” jelas Abdul Hadi.

Festival ini diharapkan menjadi wadah pelestarian seni sekaligus memperkuat ikatan sosial masyarakat melalui budaya. (Red)

Posting Komentar

0 Komentar