Bupati Satono Minta Dukungan DPR RI Percepat PLBN Temajuk dan Pembangunan Infrastruktur

Pojokkatanews.com – Pemerintah Kabupaten Sambas terus mendorong peningkatan status kawasan perbatasan Temajuk menjadi Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Langkah ini tidak hanya ditujukan untuk memperkuat konektivitas Indonesia-Malaysia, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan.

Upaya tersebut disampaikan Bupati Sambas, Satono, saat menerima kunjungan kerja Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Syarief Abdullah Alkadrie, di Kabupaten Sambas, Jumat (6/11/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Satono memaparkan sejumlah potensi sumber daya alam dan keunggulan geografis Sambas yang membutuhkan dukungan pemerintah pusat, terutama dalam pembangunan kawasan perbatasan dan pemerataan infrastruktur.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah percepatan peningkatan status Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk-Teluk Melano menjadi PLBN setelah pelaksanaan soft launching.

"Salah satu yang menjadi perhatian adalah percepatan perwujudan PLBN Temajuk pasca-soft launching Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk-Teluk Melano," tegas Satono.

Menurutnya, pengembangan kawasan perbatasan Temajuk harus memiliki dampak lebih luas daripada sekadar menjadi jalur keluar masuk masyarakat Indonesia dan Malaysia.

Pemkab Sambas ingin menjadikan kawasan tersebut sebagai pintu masuk pengembangan ekonomi, khususnya sektor pariwisata dan perikanan yang memiliki potensi besar di wilayah pesisir perbatasan.

“Harapan kita ke depan bukan hanya tempat arus lalu lintas orang antara Indonesia-Malaysia. Bagaimana PLBN Temajuk-Teluk Melano bisa menjadi salah satu gate untuk menumbuhkembangkan ekonomi wisata perikanan yang ada di daerah perbatasan Beranda Indonesia di Sambas,” ungkapnya.

Selain pengembangan kawasan perbatasan, Satono turut menyoroti kebutuhan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Kondisi geografis Sambas yang memiliki banyak aliran sungai membuat konektivitas antarwilayah menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat.

Namun, keterbatasan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi tantangan dalam mempercepat pembangunan infrastruktur tersebut.

Karena itu, ia berharap dukungan pemerintah pusat melalui para wakil rakyat di DPR RI dapat memperkuat percepatan pembangunan di Kabupaten Sambas.

“Saya meyakini betul walaupun di tengah kondisi APBD yang sangat minimalis, sosok-sosok seperti Pak Syarief ini tentu tetap dengan atensi khusus untuk mendorong percepatan-percepatan, baik pembangunan infrastruktur jembatan maupun jalan,” tambahnya.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sambas Heroaldi Djuhardi Alwi, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas Rachmad Robbi, para asisten Sekda, serta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sambas.

Melalui dukungan pemerintah pusat dan DPR RI, Pemkab Sambas berharap pengembangan kawasan perbatasan Temajuk dapat segera terwujud sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di wilayah perbatasan. (Run).


Posting Komentar

0 Komentar