Pojokkatanews.com – Bupati Sambas H. Satono membuka secara resmi Festival Anak 2026 yang digelar Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Sambas di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Sambas, Minggu (4/10/2026).
Festival Anak 2026 menjadi momentum untuk memperkuat perhatian terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak di Kabupaten Sambas. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi anak-anak untuk berpartisipasi, mengembangkan potensi, serta menyampaikan aspirasi mereka.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sambas H. Satono menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sambas untuk terus menghadirkan kebijakan yang mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak.
Menurut Satono, anak-anak merupakan generasi penerus yang akan menentukan masa depan Kabupaten Sambas. Karena itu, diperlukan lingkungan yang aman, sehat dan mendukung agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Ia juga mengajak anak-anak di Kabupaten Sambas untuk berani memiliki cita-cita tinggi serta terus meningkatkan kemampuan melalui pendidikan dan berbagai kegiatan positif.
“Anak-anak Kabupaten Sambas harus berani bercita-cita setinggi mungkin dan terus belajar. Kelak kalian bisa menjadi pemimpin, tenaga profesional maupun tokoh yang memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa,” ujar Satono.
Satono mengatakan, upaya mewujudkan Kabupaten Sambas sebagai Kabupaten Layak Anak membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Peran tersebut tidak hanya berada di tangan pemerintah daerah, tetapi juga Forkopimda, dunia pendidikan, dunia usaha dan masyarakat.
“Sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dunia pendidikan, dunia usaha, serta masyarakat diharapkan terus diperkuat dalam mewujudkan Kabupaten Sambas sebagai Kabupaten Layak Anak,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pemenuhan hak anak merupakan tanggung jawab bersama. Perlindungan, pendidikan, kesehatan hingga pemenuhan kebutuhan tumbuh kembang anak membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.
“Festival Anak 2026 menjadi pengingat bahwa pemenuhan hak anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Satono berharap kolaborasi yang terus dibangun dapat menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak-anak di Kabupaten Sambas. Dengan lingkungan tersebut, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berkualitas, berkarakter dan memiliki kepedulian terhadap daerah.
“Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan lahir generasi Sambas yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, serta siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (Run)
.jpg)
0 Komentar