Pojokkatanews.com - Masa pensiun bukan hanya soal berakhirnya tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Perubahan rutinitas dan kehidupan setelah puluhan tahun mengabdi juga membutuhkan persiapan yang matang.
Hal tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sambas saat memberikan pembekalan kepada 268 ASN yang diproyeksikan memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) pada 2027.
Para ASN tersebut mengikuti Sosialisasi Ketaspenan dan Perekaman Biometrik (Enrollment) yang digelar di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bupati Sambas Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Ir. Mohammad Yayan Kurniawan, M.MA, mewakili Bupati Sambas.
Mohammad Yayan mengatakan, persiapan menuju masa purna tugas perlu dilakukan jauh sebelum seorang ASN benar-benar berhenti menjalankan tugas kedinasan.
“Persiapan memasuki masa purna tugas ini penting dilakukan sejak dini, tidak hanya dari sisi administratif, tetapi juga mental dan finansial,” ujar Yayan.
Menurutnya, sosialisasi ketaspenan memberikan kesempatan bagi ASN untuk memahami berbagai proses dan layanan yang berkaitan dengan masa pensiun. Pemahaman tersebut diharapkan dapat mengurangi kendala ketika ASN mulai memasuki masa purna tugas.
Selain pembekalan, peserta juga menjalani perekaman biometrik atau enrollment. Tahapan tersebut menjadi bagian dari kelengkapan administrasi yang perlu disiapkan menjelang BUP.
“Melalui sosialisasi ini, kita ingin memastikan para ASN memahami proses dan layanan ketaspenan serta perekaman biometrik sebagai bagian dari persiapan administrasi sebelum memasuki masa pensiun,” katanya.
Yayan mengingatkan, pensiun sebaiknya tidak dipandang sebagai akhir dari aktivitas seseorang. Setelah tidak lagi menjalankan tugas sebagai ASN, masih banyak kegiatan yang dapat dilakukan sesuai kemampuan, pengalaman dan minat masing-masing.
Karena itu, selain memastikan dokumen dan administrasi pensiun terpenuhi, para ASN juga diharapkan mulai mempersiapkan kehidupan setelah masa pengabdian berakhir.
“Harapannya, para ASN yang akan memasuki masa pensiun dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin, sehingga ketika memasuki masa purna tugas nanti sudah siap secara mental, administratif maupun finansial,” tuturnya.
Sebanyak 268 ASN yang menjadi peserta kegiatan tersebut merupakan aparatur yang diproyeksikan memasuki BUP pada 2027. Mereka memperoleh informasi mengenai ketaspenan sekaligus mengikuti proses perekaman biometrik.
Pemerintah Kabupaten Sambas berharap persiapan yang dilakukan lebih awal dapat membantu para ASN menjalani masa transisi secara lebih tenang dan terencana.
Dengan demikian, berakhirnya masa kedinasan tidak menjadi sesuatu yang datang secara tiba-tiba, melainkan menjadi fase kehidupan yang telah dipersiapkan sejak jauh hari. (Run)
.jpg)
0 Komentar