Pelatihan Juru Timbang di Tekarang, Diskumindag Sambas Dorong Tertib Ukur


 Pojokkatanews.com - Pemahaman masyarakat terhadap pentingnya tertib ukur dan tertib niaga terus didorong Pemerintah Kabupaten Sambas melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag).

Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan juru timbang yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Tekarang, Kabupaten Sambas, Kamis (17/9/2026). Kegiatan diikuti perwakilan sejumlah desa yang terdiri dari pelaku usaha dan masyarakat.

Kepala Diskumindag Kabupaten Sambas, Drs. Hermanto, M.Si., mengatakan pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat di tingkat desa, khususnya terkait metrologi.

“Pelatihan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia di tingkat desa, khususnya dalam bidang metrologi,” ujar Hermanto.

Menurutnya, peserta diberikan pemahaman mengenai alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya (UTTP), termasuk pentingnya melakukan pendataan berbagai alat ukur yang digunakan masyarakat dalam aktivitas perdagangan.

Pendataan tersebut dinilai penting untuk mengetahui keberadaan, jenis dan sebaran alat UTTP di Kecamatan Tekarang. Data tersebut nantinya dapat menjadi bagian dari pembinaan metrologi sekaligus membantu pemerintah dalam melihat kondisi penggunaan alat ukur di masyarakat.

Hermanto menegaskan, metrologi tidak hanya berkaitan dengan alat timbang, tetapi juga menyangkut kepastian dan keadilan dalam transaksi perdagangan.

“Yang kita dorong adalah bagaimana masyarakat bersama pemerintah desa dapat ikut mendukung tertib ukur dan tertib niaga,” katanya.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh peserta dapat diteruskan kepada masyarakat di desa masing-masing. Dengan demikian, kesadaran mengenai penggunaan alat ukur yang benar tidak hanya berhenti pada peserta pelatihan, tetapi dapat berkembang di tengah masyarakat.

Diskumindag Sambas berharap peningkatan pemahaman tersebut dapat memberikan kepastian bagi pelaku usaha sekaligus memperkuat perlindungan terhadap konsumen.

“Harapannya, masyarakat semakin memahami pentingnya alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya dalam aktivitas perdagangan,” Pungkasnya. (Run)

Posting Komentar

0 Komentar