Peduli Dampak Karhutla, Tanjung Care Siapkan 5.000 Masker dan Air Mineral untuk Warga

Pojokkatanews.com - Kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Sambas terus bermunculan dari berbagai elemen masyarakat.

Salah satunya melalui aksi solidaritas yang dilakukan Lembaga Tanjung Care bersama sejumlah organisasi kepemudaan dengan membagikan masker kepada masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor.

Sebanyak 500 masker dibagikan kepada pengendara dan masyarakat yang melintas di kawasan lampu merah Tugu Tabrani, Kabupaten Sambas.

Partisipan Lembaga Tanjung Care, Faisal Tanjung, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus ajakan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap dampak kabut asap yang semakin dirasakan.

“Karena kondisi kabut asap dan karhutla di Kabupaten Sambas semakin hari semakin parah, kami berinisiatif bersama untuk saling mengingatkan masyarakat agar menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar rumah,” ujar Faisal.

Ia menjelaskan, aksi solidaritas tersebut tidak hanya dilakukan di satu lokasi. Secara keseluruhan, pihaknya telah menyiapkan sekitar 5.000 masker serta air mineral untuk dibagikan kepada masyarakat di Kabupaten Sambas dan sejumlah wilayah yang terdampak kabut asap, terutama di sekitar lokasi hotspot.

“Kami berharap kegiatan ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menggunakan masker, terutama bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah. Kita juga harus saling membantu, khususnya masyarakat Sambas yang terdampak langsung akibat kabut asap,” katanya.

Faisal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga aksi solidaritas tersebut dapat terlaksana.

Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada para penyumbang bantuan serta jajaran Polres Sambas yang terus berkoordinasi dan membantu kelancaran kegiatan.

“Terima kasih kepada para penyumbang bantuan dan Polres Sambas yang terus berkoordinasi serta membantu melancarkan kegiatan aksi solidaritas ini,” ucapnya.

Menurut Faisal, kepedulian terhadap masyarakat tidak cukup dilakukan oleh satu pihak. Ia berharap aksi tersebut dapat menjadi pemicu bagi masyarakat Kabupaten Sambas untuk terus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi musibah karhutla dan dampak kabut asap.

“Semoga kegiatan ini menjadi pemicu bagi masyarakat Sambas untuk terus saling bergotong royong dan bangkit dari musibah karhutla ini. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sampai Kabupaten Sambas benar-benar terlepas dari musibah karhutla,” pungkas Faisal. (Run)

 

Posting Komentar

0 Komentar