Pojokkatanews.com - Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (UNISSAS) sukses melaksanakan program edukasi bertajuk Stop Bullying Ciptakan Lingkungan Sekolah Penuh Kasih Sayang di SD Negeri 4 Perigi Limus, Kecamatan Sejangkung. Kamis (29/1/2026).
Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian mahasiswa terhadap isu kesehatan mental serta pembentukan karakter anak sejak dini, yang kini menjadi tantangan serius di dunia pendidikan.
Melalui edukasi ini, mahasiswa KKN berupaya menanamkan nilai empati, saling menghargai, serta menolak segala bentuk perundungan di lingkungan sekolah.
Program edukasi Stop Bullying tersebut menyasar siswa kelas IV, V, dan VI dengan jumlah peserta sekitar 100 siswa. Materi disampaikan secara interaktif melalui pemaparan sederhana, diskusi, serta contoh-contoh perilaku yang kerap terjadi di lingkungan sekolah, sehingga mudah dipahami oleh para siswa.
Antusiasme siswa terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan dan terlibat dalam sesi diskusi, khususnya saat membahas dampak negatif bullying terhadap perasaan, kepercayaan diri, serta hubungan pertemanan di sekolah.
Guru SD Negeri 4 Perigi Limus, Daliyah, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia menilai edukasi Stop Bullying sangat bermanfaat dalam membangun kesadaran siswa akan pentingnya sikap saling menghormati serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap edukasi Stop Bullying dapat membawa dampak positif bagi siswa, baik dalam perilaku sehari-hari maupun dalam membangun hubungan sosial yang sehat di sekolah,” ujar Daliyah.
Sementara itu, salah satu mahasiswa KKN UNISSAS, Akmal berharap kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menciptakan suasana kelas yang lebih harmonis.
Menurutnya, lingkungan sekolah yang bebas dari bullying sangat mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
“Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap dapat menciptakan lingkungan kelas yang aman, nyaman, damai, dan tentram, serta tentunya penuh dengan kebahagiaan bagi seluruh siswa,” ungkap Akmal.
Melalui program edukasi Stop Bullying ini, mahasiswa KKN UNISSAS berharap pesan anti-perundungan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sekolah sehari-hari, sehingga SD Negeri 4 Perigi Limus menjadi ruang belajar yang ramah, inklusif, dan penuh kasih sayang bagi seluruh peserta didik. (Run)
0 Komentar