Percepat Swasembada Pangan, Bupati Satono Serahkan 1.034 Unit Alsintan

Pojokkatanews.com - Bupati Sambas, H. Satono, S.Sos.I., M.H., menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada para petani di Kabupaten Sambas. Penyerahan dilakukan di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Senin (29/12/2025).

Total bantuan alsintan yang digelontorkan pemerintah pusat untuk Kabupaten Sambas pada tahun 2025 mencapai 1.034 unit. Pada tahap awal, sebanyak 81 unit alsintan diserahkan secara simbolis kepada kelompok tani. Bantuan tersebut terdiri dari 41 unit traktor roda empat, 12 unit traktor roda dua, 13 unit rotavator, 10 unit drone pertanian, serta 5 unit power thresher.

Sementara itu, sisa bantuan dari total 1.034 unit alsintan akan disalurkan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dan kesiapan kelompok tani di seluruh wilayah Kabupaten Sambas.

“Ribuan alsintan ini mencakup alat pra panen dan pasca panen. Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Sambas dan didampingi Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi,” ujar salah satu perwakilan panitia kegiatan.

Dalam sambutannya, Bupati Sambas Satono menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri Pertanian, serta seluruh jajaran Kementerian Pertanian atas perhatian dan dukungan nyata kepada masyarakat Sambas, khususnya para petani.

“Pemerintah pusat hadir secara serius. Tahun ini sebanyak 1.034 unit alsintan digelontorkan untuk mendorong percepatan swasembada pangan di Kabupaten Sambas,” ungkap Bupati.

Bupati Satono juga berpesan agar seluruh bantuan alsintan yang diterima dapat dimanfaatkan secara maksimal dan dirawat dengan baik, bukan sekadar disimpan.

“Gunakan alsintan ini sebaik mungkin. Setelah digunakan agar dibersihkan, terutama di wilayah yang airnya asin, supaya umur pakainya panjang,” pesannya.

Ia menegaskan pentingnya sinergi dan komunikasi antara petani, pemerintah pusat, Kementerian Pertanian, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas dalam menyukseskan program ketahanan pangan.

“Insyaallah, dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, jika ada kendala atau kebutuhan di lapangan, segera sampaikan agar bisa ditindaklanjuti,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Barat, Akhmad Musyafar, menyampaikan bahwa Kabupaten Sambas memperoleh porsi besar dalam program Optimalisasi Lahan (Oplah) di Kalimantan Barat.

“Dari total 10.000 hektare program Oplah di Kalimantan Barat, sepertiganya berada di Kabupaten Sambas. Ini menunjukkan posisi strategis Sambas dibandingkan 14 kabupaten/kota lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, BRMP berperan aktif dalam mengawal dan memfasilitasi seluruh program pertanian agar berjalan optimal hingga ke daerah, termasuk penyaluran bantuan alsintan.

“Dalam perkembangannya, Kabupaten Sambas merupakan lumbung pangan Kalimantan Barat. Petani Sambas tidak hanya menghidupi masyarakat daerahnya sendiri, tetapi juga menopang kebutuhan pangan kabupaten dan kota lain di Kalimantan Barat,” pungkasnya. (Run)


Posting Komentar

0 Komentar