Pojokkatanews.com – Memasuki periode cuaca dengan potensi hujan dan angin kencang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman bencana hidrometeorologi basah, khususnya banjir.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sambas, Nisa Azwarita, mengatakan status siaga darurat bencana hidrometeorologi basah masih diberlakukan. Hingga Rabu (4/11/2026), pihaknya belum menerima laporan adanya desa yang terdampak banjir.
“Alhamdulillah belum ada laporan banjir. Kami selalu pantau, dan status bencana hidrometeorologi basah adalah siaga darurat,” ujarnya.
Menurut Nisa, pemantauan terus dilakukan terhadap kondisi cuaca dan sejumlah wilayah yang memiliki kerawanan bencana. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana akibat perubahan kondisi cuaca.
Di tengah upaya kesiapsiagaan tersebut, BPBD Sambas bersama instansi terkait juga telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang rumahnya terdampak angin kencang pada awal Oktober lalu.
Nisa menyebutkan, bencana angin kencang terjadi pada waktu berbeda dan berdampak terhadap 31 rumah warga di tiga wilayah. Rinciannya, 21 rumah di Desa Setalik, satu rumah di Salatiga, dan sembilan rumah di Sijang.
“Untuk rumah warga yang terdampak angin kencang, rinciannya 21 rumah di Setalik, satu rumah di Salatiga, dan sembilan rumah di Sijang. Kejadiannya berlangsung pada awal Oktober dengan waktu yang berbeda-beda,” jelasnya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak, Pemerintah Kabupaten Sambas telah menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pangan dan perlengkapan rumah tangga.
Bantuan tersebut meliputi makanan siap saji, mi instan, family kit, selimut, matras, serta sejumlah kebutuhan lainnya.
Nisa memastikan bantuan telah disalurkan kepada masyarakat yang terdampak sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan mereka pascabencana.
BPBD Sambas kembali mengingatkan masyarakat agar tidak lengah menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Warga diminta terus memperhatikan perkembangan cuaca serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda maupun kejadian bencana di lingkungan masing-masing. (Run)

0 Komentar