Pojokkatanews.com – Kampus dinilai memiliki peran penting dalam menumbuhkan kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda. Melalui pendidikan dan ruang diskusi akademik, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami proses pemilu, tetapi juga mampu berperan aktif dalam mengawal jalannya demokrasi.
Semangat tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam koordinasi Anggota Bawaslu Kabupaten Sambas, Henny Yusnita, bersama jajaran Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (UNISSAS), Rabu (14/10/2026).
Pertemuan yang berlangsung pukul 10.30 WIB itu dihadiri Dekan FEB UNISSAS, Nashirun, dan Wakil Dekan, Sulastri. Koordinasi tersebut membahas rencana pelaksanaan kuliah umum sebagai bagian dari upaya memperluas pendidikan demokrasi dan kepemiluan di lingkungan perguruan tinggi.
Henny Yusnita mengatakan, kolaborasi antara Bawaslu dan perguruan tinggi menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai demokrasi, proses kepemiluan, serta pentingnya pengawasan partisipatif.
“Melalui rencana kuliah umum ini, kami berharap dapat membangun ruang edukasi dan diskusi bagi mahasiswa agar lebih memahami demokrasi dan kepemiluan. Mahasiswa memiliki peran penting dalam mendorong partisipasi masyarakat serta ikut mengawal proses demokrasi secara bertanggung jawab,” ujar Henny.
Menurutnya, mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari masyarakat yang kritis dan peduli terhadap kualitas demokrasi. Pengetahuan mengenai kepemiluan diharapkan dapat mendorong generasi muda memahami pentingnya proses pemilu yang berintegritas serta peran masyarakat dalam mengawasinya.
Karena itu, keterlibatan perguruan tinggi menjadi penting dalam memperluas jangkauan pendidikan kepemiluan. Melalui kegiatan akademik seperti kuliah umum, mahasiswa dapat memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai tugas pengawasan pemilu dan bentuk partisipasi masyarakat yang dapat dilakukan secara bertanggung jawab.
Dekan FEB UNISSAS, Nashirun, menyambut baik koordinasi tersebut. Ia menilai rencana kuliah umum bersama Bawaslu Kabupaten Sambas dapat menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperkaya wawasan, khususnya mengenai kehidupan demokrasi dan tanggung jawab sebagai warga negara.
“Kami menyambut baik rencana kegiatan kuliah umum bersama Bawaslu Kabupaten Sambas. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menambah wawasan mahasiswa, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga mengenai kehidupan demokrasi dan peran mereka sebagai warga negara,” ungkap Nashirun.
Sinergi antara lembaga pengawas pemilu dan perguruan tinggi diharapkan dapat menghadirkan ruang pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan akademik dengan praktik kehidupan demokrasi di tengah masyarakat.
Melalui koordinasi ini, Bawaslu Kabupaten Sambas dan FEB UNISSAS menjajaki pelaksanaan kuliah umum yang diharapkan dapat meningkatkan literasi kepemiluan sekaligus menumbuhkan kesadaran mahasiswa untuk berpartisipasi dalam pengawasan demokrasi.
Upaya tersebut menjadi bagian dari penguatan pengawasan partisipatif, dengan mendorong masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, agar tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap proses demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas. (Run).
.jpeg)
0 Komentar