Sosialisasi KILAS di Jawai Selatan, Keluarga Jadi Benteng Perlindungan Anak

Pojokkatanews.com - Keluarga memiliki peran penting dalam melindungi anak dari ancaman kekerasan seksual. Edukasi sejak dini, komunikasi yang terbuka, serta kepedulian orang tua menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak.

Upaya tersebut diperkuat melalui sosialisasi program KILAS (Keluarga Indonesia Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual) yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Sambas bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Sambas di Aula Kantor Camat Jawai Selatan, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Sambas, Hj. Yunisa, bersama para kader PKK setempat yang diharapkan menjadi penggerak edukasi perlindungan anak di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Sambas, Siti Mujiati, mengatakan kolaborasi dengan TP PKK menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan program perlindungan anak hingga ke tingkat masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas sinergitas yang terbangun rapat bersama TP PKK Kabupaten Sambas. Melalui kolaborasi ini, program-program perlindungan anak dapat benar-benar menyentuh dan dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke lapisan terdepan,” ujar Siti Mujiati.

Menurutnya, keterlibatan kader PKK dapat membantu menyampaikan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan anak secara lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sambas, Hj. Yunisa, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi KILAS yang digagas pemerintah pusat tersebut.

Ia menegaskan komitmen TP PKK Kabupaten Sambas untuk mendukung upaya peningkatan kesejahteraan keluarga, termasuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

“Saya sangat senang dan bangga bisa hadir langsung membersamai para kader PKK hari ini. Kader PKK adalah garda terdepan dalam merawat dan meningkatkan kualitas keluarga di Kabupaten Sambas,” ungkap Yunisa.

Menurutnya, kader PKK memiliki posisi strategis dalam mendorong keluarga agar semakin memahami pentingnya perlindungan anak, membangun komunikasi yang sehat, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kekerasan.

Melalui sosialisasi KILAS, para kader diharapkan dapat meneruskan edukasi kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, pengetahuan mengenai pencegahan kekerasan seksual tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sinergi DP3AP2KB dan TP PKK Kabupaten Sambas diharapkan semakin memperkuat upaya perlindungan anak melalui peran keluarga dan masyarakat, sehingga anak-anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung masa depan mereka. (Run)

 

Posting Komentar

0 Komentar