Raih Juara Umum Dua Monev 2025, TP PKK Sambas Diminta Perluas Inovasi

Pojokkatanews.com - Keberhasilan gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) tidak cukup diukur dari penghargaan yang diraih, tetapi juga dari manfaat program yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat, Dr. Hj. Erlina, saat melakukan kunjungan kerja, monitoring, dan evaluasi (monev) terhadap TP PKK Kabupaten Sambas di halaman Sekretariat TP PKK Kabupaten Sambas, Rabu (14/10/2026).

Erlina mengapresiasi capaian TP PKK Kabupaten Sambas yang berhasil meraih juara umum dua dalam Monitoring dan Evaluasi TP PKK tahun 2025. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi gambaran dari upaya menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan keluarga.

“Kami memberikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian PKK Sambas sebagai juara umum dua Monitoring dan Evaluasi TP PKK tahun 2025,” ungkapnya.

Ia menilai, berbagai program dan inovasi yang dijalankan TP PKK Sambas menjadi modal penting untuk memperkuat pemberdayaan keluarga. Namun, capaian tersebut perlu terus dikembangkan agar manfaatnya semakin luas.

Erlina berharap prestasi yang diraih tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga menjadi penyemangat bagi seluruh kader untuk terus berinovasi, memperluas pendampingan hingga tingkat dasa wisma, dan menjaga semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan PKK pada akhirnya ditentukan oleh sejauh mana program yang dijalankan mampu meningkatkan kesejahteraan dan keberdayaan keluarga.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sambas, Hj. Yunisa, menyambut baik kunjungan dan pembinaan dari TP PKK Provinsi Kalimantan Barat. Ia berharap arahan serta masukan yang diberikan dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program PKK di daerah.

Yunisa menegaskan, dukungan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam menunjang pelaksanaan 10 Program Pokok PKK agar berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat.

“Keberhasilan dalam pelaksanaan 10 program pokok PKK ini merupakan buah dari dukungan pemerintah daerah Kabupaten Sambas,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, TP PKK Kabupaten Sambas menjalin kolaborasi dengan 16 organisasi perangkat daerah (OPD) serta empat instansi vertikal dan mitra, yakni BNN, Politeknik Negeri Sambas (Poltesa), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), dan Perum Bulog.

Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan program, mengoptimalkan pendampingan, serta menjangkau kebutuhan masyarakat secara lebih luas.

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini juga menjadi kesempatan untuk melihat perkembangan program, mengidentifikasi hal-hal yang perlu ditingkatkan, serta mendorong lahirnya inovasi yang sesuai dengan kebutuhan keluarga.

Melalui pembinaan berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor, TP PKK Kabupaten Sambas diharapkan mampu mempertahankan capaian yang telah diraih sekaligus memperluas dampak program hingga ke tingkat keluarga.

Dengan demikian, gerakan PKK tidak hanya hadir sebagai organisasi pemberdayaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun keluarga yang mandiri, sejahtera, dan berdaya di Kabupaten Sambas. (Run)

 

Posting Komentar

0 Komentar