Pojokkatanews.com - Pelebaran Jalan Raya Sambas-Sejangkung
terus dikebut. Akses yang setiap hari dipadati kendaraan tersebut diharapkan
semakin nyaman dan aman setelah pekerjaan selesai.
Kepadatan lalu lintas di kawasan itu tidak lepas dari
tingginya aktivitas masyarakat. Selain menjadi jalur penghubung Kecamatan
Sejangkung dan Sambas, ruas jalan tersebut juga menjadi akses menuju sejumlah
fasilitas pendidikan dan pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Di sepanjang jalur itu terdapat Politeknik Negeri Sambas
(Poltesa), Universitas Sultan Muhammad Tsafiuddin Sambas (Unissas), sejumlah
sekolah tingkat SMA sederajat hingga SLB. Aktivitas kendaraan juga bertambah
dengan lalu lintas masyarakat serta angkutan hasil pertanian dan perkebunan.
Ika, warga Desa Sebayan, Kecamatan Sambas, menyambut baik
pelebaran jalan tersebut. Rumahnya berada di kawasan yang selama ini cukup
ramai dilalui kendaraan.
“Biasanya selalu ramai, dan mudah terjadi macet gara-gara
ada satu mobil berhenti, karena jalannya sempit. Namun dengan adanya pelebaran
jalan ini, kondisi tersebut tidak akan terjadi lagi,” kata Ika.
Menurutnya, kondisi jalan yang sebelumnya sempit kerap
membuat arus kendaraan tersendat, terutama ketika terdapat kendaraan yang
berhenti di sisi jalan. Pelebaran diharapkan membuat arus lalu lintas lebih
lancar.
Ia mengatakan kepadatan kendaraan semakin terasa karena
jalur tersebut menjadi akses mahasiswa, pelajar dan masyarakat dari sejumlah
wilayah.
“Ada dua kampus dan beberapa sekolah, belum lagi lalu lintas
masyarakat yang dari arah Kecamatan Sejangkung dan daerah lain yang ke arah
Sambas atau sebaliknya, sehingga aktivitas di jalan tersebut selalu ramai,”
ujarnya.
Hal senada disampaikan Abdul. Ia menilai pelebaran jalan
tidak hanya berdampak pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga mempermudah
aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk pengangkutan hasil pertanian dan
perkebunan.
“Pelebaran jalan yang dilakukan akan memberikan manfaat bagi
masyarakat,” katanya.
Sebelumnya, Bupati Sambas H. Satono mengatakan pelebaran
jalan tersebut diharapkan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang
menggunakan akses tersebut setiap hari.
Menurutnya, keberadaan dua perguruan tinggi dan sejumlah
sekolah membuat jalur tersebut menjadi salah satu akses penting bagi pelajar
dan mahasiswa.
“Diharapkan pelebaran jalan ini memberikan kenyamanan kepada
masyarakat, anak-anak pelajar serta mahasiswa yang berkuliah di dua kampus yang
ada di jalan tersebut,” kata Satono.
Ia menilai pelebaran jalan juga diperlukan untuk
meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Kondisi ruas yang sebelumnya relatif
sempit, ditambah tingginya volume kendaraan, berpotensi meningkatkan risiko
kecelakaan dan menyebabkan kemacetan.
“Kalau sudah lebar, diharapkan bisa mengurangi kecelakaan
lalu lintas serta bisa mengurai kemacetan,” ujarnya.
Anggota DPRD Kabupaten Sambas Yakob Pujana turut
mengapresiasi program pelebaran Jalan Raya Sambas-Sejangkung tersebut.
Ia menilai pembangunan itu sejalan dengan kebutuhan
masyarakat karena ruas jalan tersebut menjadi salah satu jalur dengan aktivitas
tinggi, terutama karena keberadaan kampus dan sekolah.
“Jalan tersebut merupakan akses pendidikan, karena banyaknya
kampus dan sekolah. Jadi ini menjadi salah satu upaya memberikan rasa aman dan
nyaman terhadap aktivitas masyarakat,” Pungkasnya. (Run)

0 Komentar