Pojokkatanews.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas, Lerry Kurniawan Figo, menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Sambas, Sekretaris Daerah, Badan Keuangan Daerah (Bakeuda), serta BKPSDM yang telah menunjukkan komitmen besar dalam memperjuangkan nasib tenaga honorer di Kabupaten Sambas.
Menurutnya, kesempatan yang kini terbuka merupakan momentum terakhir untuk memperjuangkan status dan kesejahteraan para tenaga honorer yang telah lama mengabdi dalam pelayanan publik.
“Hemat saya, kebijakan ini sangat bijaksana dan penuh dengan prinsip kemanusiaan dalam menyelesaikan persoalan honorer di Sambas, yang sudah menjadi pekerjaan rumah hampir dua dekade,” tegas Lerry.
Terkait persoalan anggaran yang terbatas, Lerry menyebut DPRD melalui Badan Anggaran (Banggar) akan membahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) guna mensimulasikan kebutuhan dana yang diperlukan.
“Yang penting, secara judul dan tema, antara DPRD dengan Pemda sudah satu persepsi untuk memperjuangkan honorer,” ujarnya.
Ia juga mengimbau agar para tenaga honorer tidak lagi melakukan aksi demonstrasi, mengingat aspirasi mereka telah diakomodir pemerintah daerah.
“Percayakan proses ini. Kami DPRD akan mengawal sampai tuntas sehingga 2.780 honorer bisa mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP),” ungkapnya.
Lebih jauh, Lerry menjelaskan setelah honorer mendapatkan NIP, peluang untuk diangkat secara bertahap menjadi PPPK penuh waktu tetap terbuka, tergantung pada kemampuan keuangan daerah.
“Mudah-mudahan kalau kondisi keuangan memungkinkan, status mereka bisa ditingkatkan menjadi PPPK penuh waktu,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Lerry menegaskan bahwa tenaga honorer merupakan ujung tombak pelayanan publik dan bagian penting dalam mewujudkan visi-misi daerah. “Kita sangat bergantung kepada honorer. Status dan peningkatan kesejahteraan mereka akan membuahkan semangat kerja dan menjadi berkah bagi kemajuan Sambas yang kita cintai,” tutupnya.
0 Komentar