PETI Marak di Sekitar Gunung Asuansang, Tim Gabungan Temukan 14 Pondok


 Pojokkatanews.com – Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) terpantau dalam skala besar di sekitar kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Asuansang, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Dalam patroli gabungan, petugas menemukan sekitar 14 pondok, 14 set peralatan tambang serta kurang lebih 65 orang yang berada di lokasi aktivitas pertambangan.

Temuan tersebut diperoleh dalam patroli gabungan BKSDA Kalimantan Barat, Polsek Sajingan Besar dan Masyarakat Mitra Polhut (MMP), Rabu (23/9/2026). Patroli berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Kapolres Sambas melalui Kasihumas Polres Sambas, Sadoko Kasih Wiyono, mengatakan patroli dilakukan untuk mencegah gangguan keamanan kawasan hutan sekaligus menjaga kelestarian kawasan konservasi.

Berdasarkan pengecekan petugas BKSDA, aktivitas PETI ditemukan di kawasan hutan produksi di Dusun Sungai Tengah, Desa Sebubus, Kecamatan Paloh. Namun, tim juga menemukan dua pondok yang berada di dalam kawasan konservasi TWA Gunung Asuansang.

“Dua pondok yang berada di kawasan TWA Gunung Asuansang kemudian dibongkar. Sebanyak 10 orang penghuni pondok juga diberikan surat pernyataan oleh BKSDA agar tidak kembali melakukan aktivitas yang melanggar ketentuan di kawasan konservasi,” kata Sadoko dalam keterangan tertulis.

Selain membongkar dua pondok, petugas memasang banner larangan melakukan kegiatan yang dapat merusak kelestarian kawasan konservasi.

Patroli gabungan tersebut berlangsung aman dan kondusif. Namun, hingga keterangan disampaikan, belum ada informasi mengenai penangkapan terhadap orang-orang yang ditemukan di lokasi maupun penyitaan terhadap 14 set peralatan PETI yang terpantau.

Belum dijelaskan pula lamanya aktivitas pertambangan berlangsung serta luas kawasan yang terdampak aktivitas tersebut.

BKSDA Kalimantan Barat selanjutnya akan melaporkan hasil patroli dan temuan tersebut kepada pimpinan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Temuan aktivitas PETI dalam jumlah cukup besar ini menjadi perhatian terhadap pengawasan kawasan hutan di sekitar Gunung Asuansang, khususnya untuk mencegah aktivitas pertambangan masuk atau kembali beroperasi di kawasan konservasi. (Run)

Posting Komentar

0 Komentar