Pojokkatanews.com - DPRD Kabupaten Sambas melalui Panitia Khusus (Pansus) LKPJ memberikan penilaian positif terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Sambas sepanjang Tahun Anggaran 2025. Penilaian tersebut disampaikan dalam rapat paripurna. Selasa (5/5/2026).

Ketua Pansus LKPJ, Mardani, menyebutkan bahwa berbagai indikator pembangunan menunjukkan tren yang cukup menggembirakan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tercatat mencapai 72,08, sementara pertumbuhan ekonomi berada di angka 4,74 persen.

Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan kinerja pemerintah daerah yang berjalan pada jalur yang tepat. Selain itu, penurunan angka kemiskinan juga dinilai menjadi indikator penting dari keberhasilan pembangunan yang mulai dirasakan masyarakat.

“Secara umum kinerja pemerintah daerah cukup baik. Sejumlah indikator makro memperlihatkan arah yang positif,” ujarnya dalam forum paripurna.

Tak hanya itu, DPRD juga mencatat adanya peningkatan pada sejumlah sektor lain, seperti bertambahnya jumlah desa mandiri, membaiknya indeks reformasi birokrasi, hingga peningkatan kualitas infrastruktur dan pengelolaan lingkungan hidup. Kabupaten Sambas bahkan masih mencatatkan diri sebagai daerah dengan IPM tertinggi di tingkat kabupaten se-Kalimantan Barat.

Meski demikian, Pansus LKPJ tidak menutup mata terhadap sejumlah pekerjaan rumah yang masih perlu diselesaikan. Salah satu sorotan utama adalah tingkat pengangguran terbuka yang meskipun mengalami penurunan, namun masih belum mencapai target awal dalam RPJMD 2021–2026.

Mardani menegaskan, upaya pengurangan pengangguran harus menjadi prioritas ke depan. Ia mendorong pemerintah daerah untuk menghadirkan kebijakan yang lebih konkret, terutama dalam membuka peluang kerja serta meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal.

“Perlu langkah lebih efektif, termasuk mendorong investasi yang mampu menyerap tenaga kerja lokal,” tegasnya.

DPRD berharap seluruh catatan dan rekomendasi yang disampaikan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah, guna memperkuat arah pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di masa mendatang. (Red)